Breaking News:

Berita Pelalawan

Sudah Sebulan Lebih, Begini Perkembangan Kasus 4 Pegawai DLHK Riau yang Kena OTT di Pelalawan

Sebulan lebih berlalu Kasus OTT 4 pegawai DLHK Riau terhadap pengusaha alat berat di Pelalawan saat ini masih dalam proses penyidikan dan pemberkasan

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Konferensi pers digelar di Mapolres Pelalawan, Selasa (19/7/2022) sore, terkait OTT 4 pegawai DLHK Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Masih segar diingatan empat orang pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Polres Pelalawan pada 18 Juli lalu di Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Saat ini perkaranya masih berjalan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan.

Proses penyidikan dan pemberkasan kasus OTT telah berjalan selama satu bulan lebih.

Para pelaku diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha alat berat di Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Adapun identitas keempat tersangka yakni TM (53) yang merupakan penyidik Bidang Penaatan dan Penataan DLHK Riau yang tinggal di Kelurahan Delima Kota Pekanbaru.

Selanjutnya HS (51) merupakan pengadministrasi data penyajian dan publikasi DLHK Riau, beralamat di kelurahan Rejo Sari Pekanbaru.

Kemudian BT (44) bertugas sebagai Penelaah Data Sumber Daya Alam DLHK Riau, tinggal di Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Terakhir MAG (41) yang merupakan ASN di UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Sorek (KPH) DLHK Riau, tercatat sebagai warga Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

"Pemberkasan sudah selesai dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Kita harus menyikapi masalah administrasi ini," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK saat konferensi pers Selasa (30/8/2022) lalu di Mapolres.

Kapolres Guntur menerangkan, hal paling rentan di institusi kepolisian adalah masalah administrasi, agar tidak terjadi maladministrasi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved