Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Tegahan Selama 3 Tahun

Pemusnahan tidak di Bengkalis, melainkan di Kepulauan Meranti, Kamis (1/8/2022) siang. Walaupun demikianpemusnahan dilaksanakan di dua tempat yang be

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis, musnahkan barang tegahan senilai milliaran rupiah.

Pemusnahan tidak di Bengkalis, melainkan di Kepulauan Meranti, Kamis (1/8/2022) siang.

Walaupun demikianpemusnahan dilaksanakan di dua tempat yang berbeda yaitu kantor bantu Bea Cukai Selatpanjang Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebingtinggi dan barang tegahan dimusnahkan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Gogok Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Proses pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau, Agus Yulianto.

Pemusnahan juga dilakukan cara yang berbeda sesuai jenisnya seperti dibakar, dipalu, hingga digiling menggunakan alat berat.

Pemusnahan itu juga diikuti juga oleh sejumlah tamu undangan, seperti Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, Danramil 02 Tebingtinggi Kapten Inf Tarman Sugiarto, Kepala Kantor Barantan Wilker Selatpanjang drh Abdul Aziz, Perwakilan BBPOM Pekanbaru Elvira Yolanda, Perwakilan Polres Meranti Ipda Ali Afrianto, hingga Kasi Barang Bukti Kejari Benny.

Adapun barang yang dimusnahkan terdiri dari 1.307.028 batang rokok senilai Rp 1.1 milliar, MMEA 1.259 liter Rp 184 juta, pakaian bekas 272 bal Rp 463 juta, tas 4 koli Rp 25 juta, sepatu 544 pasang Rp 27 juta.

Selanjutnya obat-obatan 6.676 packages nilai Rp 94 juta, handphone dan tablet 519 unit nilai Rp 1 miliar, laptop 71 unit nilai Rp300 juta, elektronik dan aksesoris 128 unit nilai Rp3 juta.

Selain itu makanan dan minuman 1.202 packages nilai Rp114 juta, barang hasil pertanian 317 karung nilai Rp5 juta, kosmetika 335 packages nilai Rp52 juta, sepeda dan aksesoris 259 unit dengan nilai Rp6 juta. Kalkulasi dari nilai total tengahan sebesar Rp 3.493.045.147.

"Untuk simbolis kita musnahkan di depan kantor. Sisa nanti di TPS Gogok. Mengingat Halaman Kantor Bantu Selatpanjang tidak mampu menampung pemusnahan seluruh barang tegahan," ungkap Agus Yulianto.

Menurutnya langkah penindakan hingga pemusnahan bentuk dari komitmen mereka dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai revenue collector, comunity orotector, trade fasilities dan industrial assistent.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved