Breaking News:

Berita Siak

14 Pasang Finalis Bujang Dara Kabupaten Siak 2022 Dikarantina

Sebanyak 14 pasang finalis Bujang Dara Kabupaten Siak 2022 mulai dikarantina.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Asisten III Setdakab Siak memakaikan tanda peserta kepada perwakilan finalis bujang dara kabupaten Siak 2022, Jumat (2/9/2022) di Hotel Grand Royal, Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Sebanyak 14 pasang finalis Bujang Dara Kabupaten Siak 2022 mulai dikarantina. Mereka merupakan hasil lulus tahapan seleksi dari 40 pasang yang mendaftar.

Pembukaan karantina finalis bujang dara tersebut digelar di hotel Grand Royal, kecamatan Siak, Siak, Jumat (2/9/2022). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Setdakab Siak Jamaluddin.

Seorang finalis, yaitu dara asal kecamatan Mempura Shinta Kurnia Dewi (21) merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari bujang dara kabupaten Siak tahun 2022. Ia akan berupaya tampil sebaik mungkin untuk dapat memenangkan kompetisi bujang dara ini pada akhir rangkaian kegiatan tersebut.

”Kita generasi muda mampu mengembangkan kelestarian budaya Melayu dan mencintai serta menjadikan budaya dan pariwisata kita sebagai aset kemajuan suatu daerah,” kata dia.

Shinta juga bakal memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk mempromosikan wisatan dan nilai-nilai budaya Melayu. Karena itu ia akan terus belajar menambah wawasan tentang adat, budaya dan sejarah.

“Saya ingin menjadikan medsos saya sebagai tempat yang menarik perhatian banyak orang tentang konten-konten budaya Melayu, tentunya dengan materi-materi yang gampang diterima anak-anak muda,” kata dia.

Selama mengikuti karantina para finalis bujang dan dara akan mengikuti berbagai pembekalan seperti belajar etika dan kepribadian, pembekalan sejarah, publik speaking, dan lain sebagainya. Ia bertekad akan belajar dengan baik dan total.

“Doakan agar Mempura bisa ambil bagian pada ajang ini,” kata dia.

Sementara itu Jamaluddin mengatakan, Bujang dan Dara merupakan orang-orang terseleksi dari berbagai kriteria. Ia harapkan juga mampu menjadi duta wisata dan budaya Siak dan sosok berpengaruh bagi generasi milenial.

Jamaluddin mengingatkan bujang dara kabupaten Siak bukan sekadar entertaint, namun harus mempunyai pemahaman mendalam tentang kultur dan budaya Melayu. Pemkab Siak sangat mendukung kegiatan Bujang Dara ini untuk menciptakan generasi unggul yang akan menjadi sosok teladan di kalangan anak-anak muda.

”Pemerintah daerah sangat peduli kepada generasi muda terutama generasi muda yang memiliki potensi dan kemampuan untuk majukan daerahnya. Bidang pariwisata sangat memerlukan anak-anak muda berwawasan, smart dan komunikatif, sehingga dengan kemampuan tersebut dapat mempromosikan daerah kabupaten Siak hingga mancanegara,” kata dia.

Dia mengharapkan kepada finalis Bujang dan Dara dapat berperan aktif untuk memajukan dan mengembangkan pariwisata serta budaya Melayu. Bujang dara ini diadakan karena senada dengan visi kabupaten Siak yakni menjadikan kabupaten Siak sebagai tujuan wisata di Sumatera. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved