Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Dilaporkan Banyak Warga Terserang DBD, Anggota DPRD Pekanbaru Ini Langsung Fogging Mandiri

Puluhan warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tampak sumringah, Minggu pagi

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Anggota DPRD Pekanbaru Hj Arwinda Gusmalina ST (jilbab putih/tengah), bersama warga sesaat dimulainya fogging di Kelurahan Rejosari, Tenayan Raya Pekanbaru, Minggu (4/9/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puluhan warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tampak sumringah, Minggu pagi (4/9/2022).

Mereka kedatangan rombongan Tim Reaksi Cepat Tanggap Terhadap Wabah DBD, bentukan Anggota DPRD Pekanbaru Hj Arwinda Gusmalina ST.

Tim ini memang bertugas merespon cepat laporan warga, terutama laporan warga terserang DBD di daerah Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim, Pekanbaru.

Setidaknya, ada beberapa titik yang dilaporkan warga, yang diduga tempat bersarangnya nyamuk agepty. Apalagi di daerah tersebut, warga sudah pernah terserang DBD.

Tim ini langsung melaksanakan fogging mandiri, untuk memastikan agar nyamuk DBD tidak bersarang dan tidak ada lagi di daerah mereka.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat dengan dilaksanakan fogging sangat tinggi. Kami langsung turun ikut fogging bersama warga," kata Anggota DPRD Pekanbaru Hj Arwinda Gusmalina ST usai kegiatan kepada Tribunpekanbaru.com.

"Satu titik yang paling banyak kami fogging tadi, di RT 05/RW 14. Mudah-mudahan tidak ada DBD lagi di daerah itu," pinta Srikandi PAN ini.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa program fogging ini nantinya, akan terus dilakukan di tengah masyarakat. Apalagi di musim hujan, atau sedang kasus DBD sedang meningkat di Kota Pekanbaru, Tim Reaksi Cepat Tanggap Terhadap Wabah DBD ini, dipastikan akan turun.

"Yang penting, kami minta doa masyarakat semuanya, agar kami bisa selalu bekerja dan bermanfaat bagi banyak orang," harapnya.

Arwinda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru ini juga berkomitmen, akan terus membantu masyarakat, terutama yang bisa terjangkau. Seperti halnya fogging dan kegiatan sosial lainnya.

"Tentunya kami juga berharap, agar Diskes dan Puskesmas juga, peduli dengan masyarakat. Termasuk di daerah kasus DBD yang tinggi, harus dilakukan pengawasan dan penyemprotan secara berkala. Ini demi menjaga kesehatan masyarakat kita," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved