Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Harga BBM Subsidi Naik, Masyarakat Berharap BLT Bisa Segera Dicairkan

Masyarakat akhirnya hanya bisa pasrah dengan kenaikan BBM subsidi untuk jenis Solar dan Pertalite yang sudah ditetapkan dengan harga baru, mulai pukul

Penulis: Alex | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Masyarakat akhirnya hanya bisa pasrah dengan kenaikan BBM subsidi untuk jenis Solar dan Pertalite yang sudah ditetapkan dengan harga baru, mulai pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/9/2022).

Linda, salah seorang warga Jalan Purwodadi Pekanbaru yang datang mengisi BBM jenis Pertalite ke SPBU Soebrantas Pekanbaru mengatakan, dirinya sengaja cepat-cepat datang ke SPBU untuk mengisi BBM sepeda motornya.

Namun sampai di SPBU sudah menujukkan pukul 14.28 WIB. Sementara ia harus mengantre cukup panjang, dan mustahil ia bisa mengisi BBM mendapatkan harga lama pas digilirannya. Maka dari itu, ia akhirnya menyerah dan memilih putar balik.

"Sudah pasrah saya. Ikut ngantre panjang pun akan dapat harga Rp 10.000. Jadi mendingan isinya besok-besok aja pas sepi," kata Linda saat ditemui Tribun di SPBU Soebrantas Sabtu siang.

Linda berharap, setelah kenaikan BBM tersebut, pemerintah bisa segera mewujudkan bantuan bantalan sosial yang akan diberikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) seperti yang dijanjikan sebelumnya.

"Saya berharap agar pemerintah bisa segera memproses BLT yang kemaren dijanjikan, sehingga beban masyarakat seperti kami bisa berkurang," ujar ibu tiga anak ini.

Sementara itu, pantauan Tribun di SPBU Panam Pekanbaru tampak tidak begitu ramai masyarakat yang mengantre, baik yang menggunakan kendaraan roda dua mau pun kendaraan roda empat.

Sedangkan beberapa SPBU di Jalan Soekarno-Hatta tampak pemandangan yang berbeda, yang cukup ramai kendaraan yang mengantre, hingga meluber ke jalan, sebelum pukul 14.30 WIB.

Di SPBU Damai Langgeng Soekarno-Hatta misalnya, masyarakat ramai-ramai mengantre agar bisa mendapatkan BBM subsidi dengan harga lama sebelum batas waktu penetapan harga baru.

Salah seorang warga sekitar, Riko mengatakan, dirinya bersyukur masih bisa isi full BBM untuk kendaraan roda duanya, walau harus mengantre cukup panjang.

"Alhamdulillah masih dapat saya tadi harga lama. Lumayan lah bisa untuk tiga atau empat hari kedepan. Banyak juga yang tidak kebagian tadi jadinya, karena antrean lumayan banyak," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang karyawan di SPBU Jalan Soekarno-Hatta mengaku tidak kebagian isi BBM subsidi harga lama. Karena banyaknya masyarakat yang mengantre, sementara ia juga harus tetap bekerja seperti biasa.

"Tidak mungkin saya nyerobot antrean kan. Akhirnya saya juga tidak kebagian dapat harga lama. Karena infonya kan juga mendadak," ujarnya sambil tertawa.

Dalam waktu yang sama sejumlah SPBU juga tampak langsung mengganti plang harga yang ada di bagian depan dengan tulisan harga yang baru.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved