Breaking News:

Berita Pekanbaru

Warga Pekanbaru Kaget Harga Cabai Merah Tembus Seratus Ribu Rupiah di Pasar

Dian, seorang warga Pekanbaru kaget ketika hendak membeli cabai merah. Ia menyebut harga cabai merah meroket.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang
Seorang pedagang cabe di Pasar Kodim, Kota Pekanbaru tampak melayani pembeli. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dian, seorang warga Pekanbaru kaget ketika hendak membeli cabai merah. Ia menyebut harga cabai merah meroket hingga Rp 100.000 per kilogram.

Harga cabai merah semakin pedas pada akhir pekan ini. Ibu rumah tangga di Jalan Kartama ini pun terpaksa membeli cabai dalam jumlah sedikit.

"Ya beli seperempat kilo saja, kalau banyak duit belanjanya tidak cukup," keluhnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (4/9/2022).

Harga cabai merah memang semakin pedas di pasaran Kota Pekanbaru. Harga komoditi tersebut masih tinggi seiring kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Harga cabai merah di pasaran memang terbilang tinggi sejak pekan kemarin karena sudah mencapai Rp 95.000 per kilogram.

Harga komoditi pangan lainnya yang masih tinggi seperti seperti telur ayam ras mencapai Rp 58.000 per papan.

Harga beras juga naik perlahan seperti jenis pandan wangi menjadi Rp 16.000 per kilogram sedangkan sebelumnya Rp 13.000 per kilogram. Beras anak naik tipis Rp 1.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram.

Satu pedagang di Pasar Kodim di Jalan Teratai, Aan menyebut kenaikan harga cabe karena kondisi cuaca. Ia menyebut kondisi musim penghujan di Provinsi Sumatera Barat mempengaruhi panen cabe di sana.

Begitu juga dengan daerah pemasok lainnya di Medan dan sejumlah daerah di Jawa. Kondisi tersebut membuat penjualan cendrung sepi lantaran harga cabai yang tinggi.

"Agak sepi, dua hari ini cabe mahal. Sebelumnya sempat 70 ribu," akunya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved