Breaking News:

Berita Pelalawan

Kasus PMK di Pelalawan Kembali Naik, 323 Sapi Terinfeksi September Ini, Disbunak Ungkap Penyebabnya

Semua ternak yang terinfeksi di Pelalawan hanya satu jenis yakni sapi, sedangkan kerbau maupun ternak lainnya belum terdeteksi.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Istimewa
Tingkat kesembuhan ternak yang terinfeksi Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Pelalawan tergolong tinggi setelah upaya penanganan dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) dalam dua bulan terakhir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Pelalawan terus meningkat hingga Bulan September ini. Tercatat 323 ekor ternak warga telah terinfeksi PMK di seluruh Pelalawan.

Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) yang melakukan penanganan dalam dua bulan terakhir ini, menunjukan peningkatan.

Virus PMK telah menyebar di enam kecamatan dan menyerang ternak sapi milik warga.

Sebagian diantaranya telah dinyatakan sembuh, sedangkan sebagian lainnya masih mengidap PMK.

Semua ternak yang terinfeksi hanya satu jenis yakni sapi, sedangkan kerbau maupun ternak lainnya belum terdeteksi.

"Memang terjadi kenaikan kasus. Sekarang sudah 323 ekor yang terkena PMK. Tapi kebanyakan berasal dari luar Pelalawan," papar Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (5/9/2022).

Akhtar menuturkan, sebanyak 323 ekor sapi yang terinfeksi PMK sebanyak 187 ekor diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan 2 ekor sapi mati akibat virus tersebut dan 3 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya setelah tertular.

Berarti tinggal 131 ekor sapi yang belum sembuh sampai saat ini dan masih dalam penanganan tim yang telah dibentuk Disbunak di setiap kecamatan.

Menurut Akhtar, peningkatan kasus PMK ini diakibatkan banyaknya ternak sapi yang masuk ke Pelalawan tanpa pengecekan dari petugas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved