Breaking News:

Berita Pekanbaru

PO Bus Tujuan Aceh dan Sumatera dari Pekanbaru Terapkan Tarif Baru Pascakenaikan BBM, Naik 15 Persen

PO di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru mulai menaikkan harga tiket pascakenaikan harga BBM, naik sekitar 15 persen

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Suasana di Terminal BRPS, Kota Pekanbaru. Sejumlah PO Bus Tujuan Aceh dan Sumatera dari Pekanbaru Terapkan Tarif Tiket Baru Pascakenaikan BBM. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis bio solar berdampak untuk tarif angkutan penumpang bus di Kota Pekanbaru.

Harga BBM jenis bio solar naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Kondisi tersebut membuat pengelola perusahaan otobus atau PO di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru mulai menaikkan harga tiket.

Ada kenaikan harga tiket 15 persen dari harga sebelum BBM mengalami kenaikan.

"Kenaikan harga tiket rata-rata mulai naik 15 persen dari harga sebelum BBM naik," terang Kordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki, Henry Tambunan kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (4/9/2022).

Menurutnya, PO bus yang menaikkan harga tiket baru PO bus rute sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh.

Sedangkan untuk rute bus PO ke sejumlah wilayah Jawa masih belum terpantau ada kenaikan.

Henry menyebut bahwa perihal harga tiket penumpang pihaknya menyerahkan ke pihak PO.

Ia mengungkapkan, bahwa jenis bus PO yang mengalami kenaikan merupakan jenis eksekutif.

Sementara itu, untuk bus jenis ekonomi pihaknya hanya melihat tarif batas atas dan batas bawah. Ia menyebut PO baru menaikkan harga tiket bus yang eksekutif.

Pihaknya sebagai pengelola terminal juga belum mendapat arahan dari Kementerian Perhubungan maupun Dirjen Perhubungan Darat terkait tindak lanjut sebuah PO bus menaikkan tiket penumpang. Pascakenaikan harga BBM jenis bio solar akhir pekan ini.

"Mereka sudah menaikkan, sementara yang ekonomi belum menaikkan. Tapi memang kenaikan ini setelah ada kebijakan kenaikan harga BBM," ulasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved