Breaking News:

Berita Riau

SPBU di Pekanbaru Uji Coba Beli BBM Pakai QR Code

Pertamina saat ini sudah mulai melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan sistem QR Code di SPBU di Pekanbaru.

Penulis: Rino Syahril | Editor: Ariestia
Istimewa
Pertamina saat ini sudah mulai melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan sistem QR Code di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pertamina saat ini sudah mulai melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan sistem QR Code di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Pekanbaru.

Ini untuk memulai diberlakukannya pembelian BBM dengan sistem QR Code di Riau. 

Humas PT Pertamina Patra Niaga Regional Bagian Sumatera Utara Imam Muhammad mengatakan, SPBU di Pekanbaru saat ini memang sudah menerapkan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan sistem QR Code. Tapi baru tahap uji coba.

"Saat ini kita masih melakukan uji coba sistem QR Code," ujar Humas PT Pertamina Patra Niaga Regional Bagian Sumatera Utara Imam Muhammad kepada Tribun, Senin (5/9).

Untuk itu tambah Imam, masyarakat jangan khawatir, karena bagi yang belum memiliki QR code tetap dapat membeli Pertalite dan Solar dengan diinput nomor polisinya di EDC oleh operator SPBU.

"Untuk saat ini semua SPBU sudah menerapkan input nopol di EDC atau Scan barcode. Kita sedang lakukan uji coba," ucap Imam.

Imam juga berharap bagi masyarakat yang berhak untuk menerima subsidi agar segera melakukan pendaftaran di website subsiditepat.mypertamina.id.

"Hingga saat ini pendaftaran masih bisa dilakukan. Apabila terdapat pertanyaan dan keluhan, konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," ungkapnya.

Sebelumnya, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman menjelaskan adapun dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar yaitu foto KTP, foto diri, foto STNK, foto KIR, foto kendaraan, foto nomor polisi kendaraan, dan foto surat rekomendasi.

"Pendaftaran dapat dilakukan dimana saja menggunakan komputer, laptop dan handphone yang terhubung dengan internet. Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan subsidi energi semakin tepat sasaran," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved