Breaking News:

Berita Pelalawan

Diterkam Harimau, Pekerja HTI di Pelalawan Derita Luka Serius di Kepala, Masuk ICU Jalani Operasi

Pekerja HTI di Pelalawan bernama Nihar menderita luka berat pada bagian kepala belakang dengan luka menganga diduga akibat serangan harimau

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Pekerja HTI PT Peranap Timber, Nihar (41) menjalani perawatan di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci karena diserang harimau sumatera di Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar. 

Ia bersama rekan kerjanya yang lain tinggal di camp atau barak yang disiapkan oleh perusahaan.

Ternyata harimau sumatera juga mengintai par pekerja yang tinggal di barak tersebut.

Berdasarkan penuturan korban dan saksi-saksi, awalnya Nihar ingin ke kamar mandi untuk buang air kecil pada pukul 22.30 wib Jumat (3/9/2022) malam pekan lalu.

Lantas ia keluar dari barak dan berjalan menuju kamar mandi yang cukup jauh.

Ternyata dia melihat seekor harimau sumatera sedang duduk dan berhadapan dengan dirinya.

Terkejut melihat hewan karnivora itu di depannya,

Nihar secara reflek berbalik arah dan ingin berlari kembali ke barak. Lantaran jarak dekat, harimau langsung menerkam korban dan mencakar dari belakang.

Binatang buas itu bermaksud untuk memangsa lelaki tersebut.

"Korban masih dalam jangkauan harimau itu dan bisa diterkam. Ia sempat dicakar dari belakang. Mungkin dikira sebagai pakannya," beber Andri Hansen.

Sadar nyawanya dalam bahaya, korban menjerit dan berteriak minta tolong.

Mendengar suara korban, rekan-rekan Nihar datang dan melihatnya masih dalam cengkraman harimau sumatera.

Mereka mengusir hewan bernama latin Panthera Tigris Sumatrae itu agar korban bisa diselamatkan.

Kemungkinan karena melihat manusia ramai, harimau itu pergi dan menghilang ke dalam hutan akasia.

Selanjutnya korban dibawa ke Klinik milik PT Peranap Timber dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci keesokan harinya.

Nihar mendapat sejumlah luka serius pada bagian kepala belakangan, leher, punggung, serta bagian tubuh lainnya.

Tim medis memberikan pengobatan untuk menyelematkan nyawanya.

( Tribunpekanbaru.com /Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved