Breaking News:

Mahasiswa Kukerta UNRI Bangun Desa Berbasis Website dan Sosialisasi Pentingnya Cuci Tangan

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau atau UNRI di Desa Sorek Dua membangun desa berbasis website dan sosialisasi pentingnya cuci tangan

Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Mahasiswa Kukerta UNRI Bangun Desa Berbasis Website dan Sosialisasi Pentingnya Cuci Tangan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa Kukerta Universitas Riau atau UNRI di Desa Sorek Dua membangun desa berbasis website dan sosialisasi pentingnya cuci tangan.

Sebagai elemen dalam tri dharma perguruan tinggi, pengabdian masyarakat merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh setiap entitas perguruan tinggi, tidak terkecuali Universitas Riau.

Kali ini, mahasiswa Universitas Riau melakukan pengabdian Kuliah Kerja Nyata (Kukerta atau KKN) di Desa Sorek Dua, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kelompok KKN mahasiswa Universitas Riau di Desa Sorek Dua ini beranggotakan 9 orang dari berbagai fakultas, yaitu 4 orang dari Fakultas Teknik, 3 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta 2 orang dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, yang diketuai oleh Muhammad Farhan Al Rasid dari Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Kesembilan tim KKN ini dibina dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Brilliant Asmit, SP., MSM, seorang dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau.

Salah satu Program Kerja mahasiswa/i Universitas Riau di Desa Sorek Dua ini adalah membangun desa berbasis website untuk keterbukaan informasi. Demikian disampaikan Ketua Kelompok KKN UNRI Desa Sorek Dua, Muhammad Farhan Al Rasid kepada Wartawan Tribunpekanbaru.com, Senin (5/9/2022).

Mahasiswa/i KKN Desa Sorek Dua berdiskusi dengan Bapak Kepala Desa, Zainudin, S.IP beserta perangkat desa lainnya untuk mengembangkan website untuk Desa Sorek Dua dan menjelaskan tujuan dikembangkannya website yang akan membantu perangkat desa memberi informasi dan juga membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan mudah.

“Dulu kami pernah dibuatkan website, tetapi sudah lama tidak berfungsi dan tidak dipakai lagi.

Untuk itu kami sangat setuju dengan program ini dan berharap anak-anak KKN bisa menghidupkan kembali website untuk Desa Sorek Dua ini.” ungkap Zainudin selaku Kepala Desa.

Proses mengembangkan dan mendesain website Desa Sorek Dua ini dibuat dengan memperhatikan kebutuhan desa dan juga dapat dipahami oleh masyarakat Desa Sorek Dua dengan mudah.

Mahasiswa/i KKN Desa Sorek Dua bergerak mencari informasi yang perlu dimasukkan ke dalam website, mulai dari nama-nama perangkat desa, informasi kegiatan, informasi pelayanan administrasi, sejarah Desa Sorek Dua serta informasi lainnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved