Breaking News:

Ada Kemungkinan Ferdy Samno Lolos Hukuman Mati, Bisa Jadi Hakim Berpikir Dia Tidak Berencana

kini publik khawatir jika nantinya Ferdy Sambo mampu lolos dari sangkaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

kolase TribunnewsBogor.com
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, serta Brigadir J dan Bharada E 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus yang kini tengah menjerat mantan Kadiv Propam  Polri Irjen Ferdy Sambo membuatnya dihantui hukuman mati.

Bagimana tidak, dirinya dan beberapa anak buahnya terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Josua Hutabarat alias Brigadir J.

Meski dikenakan masalah pembunuhan berencana, namun bukan berarti Ferdy Sambo sudah dipastikan akan dijerat pasal tersebut.

Prosesnya masih berjalan, dan bisa jadi nantinya dirinya tidak jadi disangkakan pembunuhan berencana.

Namun, kini publik khawatir jika nantinya Ferdy Sambo mampu lolos dari sangkaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Kekhawatiran itu juga dirasakan Mantan Hakim Agung Kamar Pidana Umum dan Militer 2011-2018, Prof Gayus Lumbuun.

Melihat kasus tersebut, Gayus Lumbuun meminta penyidik dan jaksa harus kerja ekstra membuktikan sangkaan mereka terhadap Ferdy Sambo yang beriniat melakukan pembunuhan berencana.

Sedangkan dari perkembangan kasus itu, menurut Gayus Lumbuun, ada potensi Ferdy Sambo bisa lolos dari sangkaan pembunuhan berencana.

"Ini hampir mendekati hal-hal yang bisa kita khawatirkan bahwa tidak direncanakan karena pengaruh sesuatu," ucapnya dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/9/2022).

"Oleh karena itu pengaruh sesuatu ini perlu diteliti sebagai bentuk analisis perbuatan," tambahnya.

Khawatir ada pengaruh lain

Terkait dugaan pembunuhan berencana, Gayus Lumbuun berpendapat, penyidik dan jaksa harus teliti.

"Ketika memberi perintah dalam keadaan pengaruh sesuatu hal bisa miras, bisa di atas itu berarti narkotika, bisa ada pengaruh lain seperti emosi yang demikian tinggi karena informasi dari istrinya. Itu skenarionya, benar apa tidak kita buktikan," ujar Gayus.

Selain itu, Gayus Lumbuun menjelaskan, jika ada pengaruh lain seperti pengaruh alkohol dan narkotika dalam peristiwa penembakan, maka hal tersebut dikategorikan masuk pengaruh lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved