Breaking News:

Berita Pelalawan

Derita Korban Pencabulan Camat di Pelalawan, Ayah Meninggal Usia Berjuang Lawan Tumor Otak Ganas

Siswi SMK korban pelecehan Camat SW, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya), kehilangan ayahnya setelah berjuang melawan penyakit kronis

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ayah siswi SMK korban pencabulan camat di Pelalawan saat dirawat di rumah sakit. Kini, ayah korban meninggal dunia setelah berjuang melawan tumor otak ganas. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kesedihan siswi SMK yang menjadi korban pencabulan Camat Pangkalan Lesung nonaktif berinisial SW bertambah setelah kasus yang viral itu.

Ayah korban meninggal dunia pada Senin (5/9/2022) sore lalu.

Siswi SMK korban pelecehan Camat SW, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya), kehilangan ayahnya setelah berjuang melawan penyakit kronis yang diderita selama ini.

Pihak keluarga telah dirundung masalah dan kesedihan setelah perkara cabul yang dialami Mawar dilaporkan ke polisi hingga camat SW ditangkap dan ditahan Polres Pelalawan dua pekan lalu.

Kini kesedihan pihak keluar semakin menumpuk saat kepala keluarga dipanggil menghadap Sang Khalik.

"Ayahnya meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad Kota Pekanbaru dua hari yang lalu. Memang penyakit yang dideritanya sudah komplikasi," ungkap Koordinator Rumah Relawan Duafa (RRD) Pelalawan, Dedi Azwandi kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (7/9/2022).

Dedi Azwandi menerangkan, sebelum kasus pelecehan yang dialami korban viral, ayahnya telah menderita sakit parah.

Kemudian RRD sebagai organisasi sosial ini, mendampingi ayah Mawar berinisial JS (43) untuk menjalani perobatan.

Sebelum dibawa ke RSUD Arifin Achmad pada 8 Agustus lalu, JS didampingi korban dan ibunya SF (36) sempat menginap di kantor RRD di Pangkalan Kerinci.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved