Breaking News:

Berita Pelalawan

Derita Korban Pencabulan Camat di Pelalawan, Ayah Meninggal Usia Berjuang Lawan Tumor Otak Ganas

Siswi SMK korban pelecehan Camat SW, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya), kehilangan ayahnya setelah berjuang melawan penyakit kronis

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ayah siswi SMK korban pencabulan camat di Pelalawan saat dirawat di rumah sakit. Kini, ayah korban meninggal dunia setelah berjuang melawan tumor otak ganas. 

Ketika kasusnya cabul Camat SW ditangani polisi, Mawar sempat diamankan di kantor RRD selama 8 hari untuk menjalani konseling atas trauma yang dialaminya serta memberikan rasa aman dan nyaman.

Gadis belia itu memilih pulang ke kampung dan kembali menjalani magang di kantor camat tersebut.

Beberapa hari sebelum meninggal dunia, ayah remaja berusia 16 tahun tersebut sempat kritis.

Hingga akhirnya nyawanya tak tertolong lagi akibat digerogoti penyakit dan menghembuskan nafas terakhirnya.

"Jenazahnya dibawa ke kampung di salah satu desa di Kecamatan Ukui dan dikebumikan di sana," tutur Dedi.

Dedi menyebutkan, selama ini JS dijaga oleh istrinya FS di rumah sakit.

Padahal selama ini FS atau ibu korban yang menjadi tulang punggung keluarga, mencari nafkah dengan mengkreditkan barang-barang rumah tangga kepada warga lainnya.

Dengan kondisi seperti itu, ibunya harus berjuang menghidupi Mawar dengan 4 orang adiknya yang lain.

Kini tinggal sang ibu berjuang menghidupi lima anaknya, termasuk korban.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved