Breaking News:

Berita Siak

Perpustakaan Siak Gelar Lomba Bertutur Cerita Tingkat SD se Kabupaten Siak

Dinas Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak menggelar lomba bertutur cerita untuk tingkat SD/MI se kabupaten Siak, Selasa

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Wakil Bupati Siak Husni Merza menjunjung kotak donor buku di stand bazar SDN 02 Kampung Dalam pada kegiatan lomba bertutur SD/MI se kabupaten Siak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak, Selasa (6/9/2022) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK -Dinas Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak menggelar lomba bertutur cerita untuk tingkat SD/MI se kabupaten Siak, Selasa (6/9/2022).

Kegiatan itu digelar di halaman belakang Perpustakaan dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza.

Demi memeriahkan, kegiatan itu disanding pula dengan bazar hasil program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan kampung dan mitra Dinas Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak. Sedikitnya ada 8 stand bazar yang ikut berpartisipasi pada kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (7/9/2020) besok.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Darussalim mengatakan, pihaknya juga menggelar kegiatan di bidang kearsipan pada waktu bersamaan. Wajar kantor dan pekarangan Dinas Perpustakaan dan Arsip tersebut sangat ramai, baik dari peserta lomba maupun masyarakat yang datang menonton.

“Di dalam kantor ada kegiatan di bidang kearsipan dan di luar ada kegiatan di bidang perpustakaan. Kegiatan ini nara sumberny dari pusat sehingga sekali waktu langsung dimanfaatkan semoga menambah wawasan kita bersama,” kata Darussalim.

Ia menguraikan, setiap tahun ada penilaian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan oleh pusat, sehingga perangkat harus diupgrade pengembangan wawasannya. Sedangkan lomba bertutur tingkat anak SD/MI se kabupaten Siak akan diberikan hadiah menarik.

“Bagi yang mendapatkan juara I bisa kita ikutkan pada lomba bertutur di tingkat provinsi,” kata dia.

Sementara itu Wakil Bupati Siak Husni Merza mengaku gembira dengan kegiatan yang ditaja Perpustakaan tersebut. Ia mengatakan budaya baca masyarakat masih jauh dibanding di negara-negara maju.

“Budaya Amerika dan negara-negara Eropa, mereka pasti akan bertanya buku favorit dan berapa banyak buku yang dibaca. Sedangkan bagi kita belum lazim pertanyaan itu saat bertemu di lapangan, tempat kerja atau di warung-warung,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, besar diharapannya bertumbuhnya budaya membaca di kalangan masyarakat Siak. Jika budaya baca tumbuh dan berkembang maka ia berharap masing-masing keluarga mempunyai perpustakaan di rumahnya.

“Saya bercita -cita begitu, kita mempunyai pustaka keluarga. Namun buku juga harus dipilih yang baik, agar jangan salah baca. Anak-anak memang harus dididik untuk hoby membaca dari kecil,” kata dia.

Hampir seluruh SD dan MI se kabupaten Siak ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu. Setelah membuka kegiatan itu, Husni juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke stand bazar, dan mencicipi jualan produk UMKM dari desa dan mitra dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved