Breaking News:

Berita Pelalawan

Defisit Rp 65 Miliar, Pemda Pelalawan Rasionalisasi Anggaran Sebelum Serahkan APBD Perubahan ke DPRD

Defisit anggaran sebelumnya diperkirakan mencapai Rp 80 M menyusut setelah dilakukan penghitungan bulang terjadi pendapatan dan belanja daerah

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
DPRD Pelalawan sahkan APBD tahun 2022 pada November 2021 silam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mengalami defisit anggaran pada tahun ini.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 sebesar Rp 1,62 Triliun ternyata kurang dari yang diharapkan sebelumnya untuk membiayai program dan kegiatan.

Alhasil Pemda Pelalawan kembali melakukan rasionalisasi APBD untuk mengatasi defisit yang terjadi.

Anggaran dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikurangi lagi untuk menutupi dana yang minus.

Defisit anggaran sebelumnya diperkirakan mencapai Rp 80 M, ternyata menyusut kembali setelah dilakukan penghitungan bulang terjadi pendapatan dan belanja daerah.

"Sampai saat ini kekurangan mencapai Rp 65 M. Ini yang harus kita cari pengurangannya dari proses rasionalisasi ini," tutur Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (8/9/2022).

Devitson menerangkan, proses rasionalisasi telah berjalan dalam beberapa hari terakhir dan diprediksi akan tuntas dalam pekan ini.

Anggaran milik OPD atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kembali dibuka dan ditelusuri. Untuk dilakukan pengurangan anggaran, agar defisit APBD bisa tertutupi.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berupaya mencari Rp 65 M untuk dicoret sebelum penyerahan APBD perubahan 2022 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Adapun program yang harus dihapus yakni kegiatan yang tidak mungkin lagi dilaksanakan karena waktu penggunaan anggaran yang kian sempit yakni kurang dari 4 bulan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved