Liga Italia

Simone Inzaghi Sudah Berusaha bikin Inter Milan Kuat, Tapi Hancur Juga oleh Bayern Munchen

Padahal Simone Inzaghi sudah berusaha untuk bisa membuat permainan Inter Milan semakin kuat. Namun, mereka malah dihancurkan Bayern Munchen

Penulis: Ariestia | Editor: Budi Rahmat
AFP
Simone Inzaghi Sudah berbuat banyak, namun Inter Milan masih dikalahkan Bayern Munchen 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Simone Inzaghi mengaku telah mengerahkan usahanya agar permainan Inter Milan lebih menggigit saat menghadapi Bayern Munchen.

Ia bahkan sduah melakukan pergantian untuk bisa mendapatkan formasi nyang mumpuni.

Namun, ia malah mendapati kenyataan yang cukup mengecewakan. Inter Milan justrub dihancurkan Bayern Munchen dengan skor telak.

Baca juga: Lepas dari Suning Grup, Inter Milan jadi Klub Kaya Raya, Simone Inzaghi Bebas Beli Pemain

Padahal Inter Milan bermain di hadapan para fans setia mereka. Kalah dari Bayern Munchen di kandang sendiri tentu saja semakin menyakitkan.

Sebelumnya, Simone Inzaghi sudah diwanti-wanti agar bermain dengan mengamati evaluasi dari pertandingan AC Milan.

Namun, kenyataannya Inter Milan justru dihajar oleh tamunya itu

Ya, pelatih kepala Inter Simone Inzaghi berharap untuk melakukan pergantian pemain untuk memberi dorongan tambahan bagi timnya ketika mereka hanya tertinggal satu gol melawan Bayern Munich, tetapi kemudian tim kebobolan dan segalanya berakhir seperti yang terjadi pada derby melawan AC Milan.

Baca juga: Suning Grup Siap Lepas Inter Milan ke Perusahaan Kaya Arab Saudi, Nerazzurri bisa Bebas Beli Pemain

Berbicara kepada penyiar Italia SportMediaset, sang pelatih memberikan reaksinya terhadap pertandingan yang membuat tim berusaha menyamakan kedudukan tetapi akhirnya pulang dengan tangan kosong, dan menjelaskan alasan di balik pergantiannya.

Inzaghi telah mendapatkan reputasi sebagai pelatih yang sering cepat melakukan pergantian pemain untuk menyegarkan timnya atau mencoba melakukan perubahan ketika keadaan tidak berjalan baik di lapangan.

Melawan Bayern, bagaimanapun, pelatih mengandalkan starting eleven hingga paruh kedua pertandingan, hanya memutuskan untuk pergi ke bangku cadangan ketika tim menghadapi defisit dua gol dan dengan baik dan benar-benar mengejar permainan.

“Saya tidak ingin memberikan kejutan besar bagi tim saat masih 0-1,” jelasnya. Seperti yang terjadi di derby saya bersiap-siap untuk melakukan pergantian pemain, tetapi kemudian bola tidak pernah keluar dari permainan dan kami kebobolan.”

Baca juga: PREDIKSI Inter Milan vs Bayern Munchen: Legenda Italia Sebut Inter Bisa Menang, Asalkan

“Malam ini adalah pertandingan yang berbeda dari hari Sabtu,” lanjut sang pelatih, “kami bermain melawan lawan yang sangat kuat, tim terbaik di Eropa saat ini dalam hal intensitas.”

Ditanya apakah dia merasa bahwa kurangnya penyelesaian akhir adalah bagian dari masalah timnya, Inzaghi menjawab,

“Tentu saja, ya, di babak kedua kami menciptakan dua peluang yang jelas dan jelas yang akan mengembalikan permainan ke jalurnya, dan kemudian itu akan terjadi. setengah jam terakhir yang sangat berbeda.”

Mengenai debut kiper Andre Onana, Inzaghi mengatakan bahwa “Dia melakukannya dengan baik. Saya membuat keputusan untuk mengistirahatkan Handanovic, Barella, dan de Vrij, dan semua orang yang menggantikan mereka melakukannya dengan baik.”(*)

(Tribunpekanbaru.com)

Baca juga: Liga Champions Pekan Ini, Inter Milan vs Bayer Munchen, Laga Panas di Awal Fase Grup

Baca juga: Harga Rafael Leao Meroket Usai Derby della Madonnina Kontra Inter Milan, AC Milan Bakal Dapat Cuan

Baca juga: Liga Champions : Inter Milan vs Bayern Munchen, Simone Inzaghi Dihantui Kesalahan Lawan AC Milan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved