Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Tak Ada Proyek Multiyears 2023, Postur APBD Pekanbaru Harusnya Pro Rakyat, Benarkah?

Dari hasil pembahasan awal, Pemko Pekanbaru pada tahun 2023 nanti, tidak ada mengusulkan proyek multiyears (tahun jamak)

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menyampaikan bahwa program Pemko Pekanbaru tahun 2023, akan lebih banyak prioritas dan lebih pro rakyat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Draf KUA PPAS R-APBD Pekanbaru 2023, sudah diekspos dan dibahas secara internal oleh DPRD Pekanbaru.

Dari hasil pembahasan awal, Pemko Pekanbaru pada tahun 2023 nanti, tidak ada mengusulkan proyek multiyears (tahun jamak).

Kegiatan yang diusulkan, kebanyakan kegiatan reguler, dan dipastikan tidak ada anggaran untuk kelanjutan pekerjaan Perkantoran Pemko di Tenayan Raya.

Hal ini diakui Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST. Disampaikan, bahwa program Pemko Pekanbaru tahun 2023, akan lebih banyak prioritas dan lebih pro rakyat.

"Sinyal itu sudah disampaikan ke saya. Mulai dari pemberian stimulan kepada masyarakat, serta program mendasar untuk penanganan banjir, perbaikan jalan rusak dan pengelolaan sampah," tegas Sabarudi kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (9/9/2022).

Sejauh ini, DPRD Pekanbaru belum membahas secara detail. Karena Pemko baru mengeksposnya. Nantinya pembahasan secara komprehensif, dilakukan di Banggar dan di tingkat komisi.

Sabarudi juga belum bisa menyampaikan rincian, berapa nilai anggaran pro rakyat yang dimaksudkannya.

"Harusnya kan, kalau tidak ada multiyears, anggaran banyak diposkan untuk kegiatan yang menyentuh masyarakat banyak," sebutnya.

Dijelaskan lagi, melihat kondisi pandemi Covid-19 sudah melandai, dan roda ekonomi sudah berjalan normal, harusnya ada peningkatan PAD.

Besaran nilai APBD Pekanbaru Tahun 2023, berdasarkan usulan Pemko Pekanbaru dalam draf KUA PPAS estimasinya, sebesar Rp 2,65 triliun atau angka pastinya Rp 2,659.745.636.079.

Nilai ini terdiri dari pendapatan asli daerah Rp 949.638.042.727, serta pendapatan transfer Rp 1,710.107.593.352.

Seperti diketahui, APBD Murni 2023 paling lambat disahkan pada 30 November mendatang. Sementara tenggat waktu terakhir pengesahan APBD Perubahan 2022, pada 30 September.

Artinya, untuk APBD Perubahan 2022, DPRD Pekanbaru hanya punya waktu untuk pembahasannya tak sampai sebulan lagi. Informasinya, draf KUA PPAS R-APBD Perubahan 2022, sudah diterima DPRD Pekanbaru.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved