Breaking News:

Video Berita

VIDEO Diduga jadi Korban Mutilasi, PNS Saksi Korupsi Ditemukan Terbakar di Pantai Marina

Pada saat ditemukan, korban dan motornya dalam kondisi hangus. Kendaraan korban berjenis matik dan berpelat merah. bagian kepalanya tidak ditemukan.

Editor: jefri irwan

Adapun kondisi korban tidak lengkap, bagian kepalanya tidak ditemukan.

Pada Jumat (9/9) kemarin, Polrestabes Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat dan sepeda motor yang terbakar di kawasan Marina.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, olah TKP dilakukan di area PT Mandiri, tempat penemuan bangkai sepeda motor oleh warga, sehari sebelumnya.

"Tadi malam (Kamis malam—Red) dari lokasi ini Polsek mendapatkan laporan ditemukannya sebuah motor yang terbakar. Namun, setelah dilakukan penyelidikan awal, ternyata yang terbakar di lokasi ini bukan hanya motor, melainkan diduga ada seseorang juga yang ikut terbakar," kata Irwan kepada Tribun Jateng di lokasi kejadian, Jumat.

Kendaraan yang terbakar itu masih meninggalkan pelat nomor polisi, yakni H 9799 RA dan pelat tersebut berwarna merah atau pelat dinas serta diduga jenis motor matic.

"Kalau pelat kendaraan ini adalah kendaraan yang digunakan oleh Saudara Iwan Budi, yang dilaporkan hilang tertanggal 24 Agustus 2022. Lebih kurang 14 hari yang lalu," ungkapnya.

Untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut, kata Irwan, polisi akan melakukan pemeriksaan forensik terlebih dulu.

"Karena ini harus dibuktikan dulu apakah yang meninggal ini Iwan atau bukan. Kalau kendaraannya diduga kuat iya karena identik dengan nomor pelat, nomor rangka, nomor mesin itu sudah identik," ucapnya

Saat olah TKP, kata Irwan, polisi juga menemukan tanda pengenal korban.

"Ada juga nametag, papan nama atas nama Iwan Budi P. Apakah ini Iwan Budi P atau bukan, ini masih menunggu kepastian melalui pemeriksaan forensik dan tes DNA," jelasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Misteri Temuan Mayat Diduga PNS Kota Semarang yang Hilang, Ada pekas Penganiayaan dan Siraman Bensin

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved