Berita Riau
Misteri Kematian Wanita yang Tewas di Parkiran DPRD Riau, 12 Saksi Diperiksa Termasuk Pria Ini
Terkait mayat PNS wanita di parkiran basement DPRD Riau, polisi periksa 12 saksi termasuk pria yang disebut-sebut sebagai teman dekat korban
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Polisi terus menyelidiki terkait temuan mayat wanita yang berprofesi sebagai PNS dalam mobil di parkiran basement Kantor DPRD Riau pada Sabtu (10/9/2022) kemarin.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan, sejauh ini sudah ada 12 orang saksi yang dimintai keterangan.
Termasuk pria berinisial F, yang santer dikabarkan sebagai teman dekat korban.
"Saat ini sudah 12 saksi dimintai keterangan. Termasuk inisial F masih dimintai keterangan sebagai saksi," kata Andrie, Minggu (11/9/2022).
Dipaparkan Andrie, pihaknya masih akan melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi lainnya.
Hingga kini, ada sebanyak 5 orang lagi yang akan dimintai keterangan.
Selain memeriksa saksi, untuk membuat terang kasus ini polisi juga mengumpulkan sejumlah petunjuk. Salah satunya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Tim masih mendalami temuan CCTV di beberapa areal kantor DPRD Riau," jelas Kasat Reskrim.
Diketahui, wanita yang ditemukan tewas dalam mobil itu bernama Fitria Yulisunarti (40).
Korban berprofesi sebagai seorang PNS di lingkungan Pemprov Riau dan tinggal di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli di lingkungan Kantor DPRD Riau.
Penemuan mayat bermula saat sekira pukul 09.00 WIB, 2 orang petugas keamanan melakukan pengecekan situasi areal kantor, termasuk di parkiran basement.
Ketika itu, saksi melihat pintu mobil korban dalam keadaan terbuka.
Kedua petugas keamanan itu mengenal korban karena sering datang ke Kantor DPRD Riau.
Keduanya lantas tak begitu menghiraukan dan kembali ke pos jaga.
Selanjutnya pada pukul 11.00 WIB, petugas keamanan kembali berpatroli. Saksi melihat, pintu mobil korban masih dalam kondisi terbuka.
Saksi pun berinisiatif mendatangi mobil korban. Ternyata didapati korban telah meninggal dunia dalam keadaan leher terikat kain yang terhubung ke bagian hand grip plafon mobil.
Korban dalam keadaan duduk di bangku mobil bagian tengah.
Atas kejadian itu, saksi melapor ke Komandan Regu, yang kemudian berkoodinasi dengan polisi.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan memimpin langsung kegiatan olah TKP, Sabtu siang kemarin.
"Kita datangi TKP dan lakukan olah TKP dengan adanya informasi diduga ada mayat perempuan di dalam mobil. Posisinya tergantung (leher terjerat, red)," kata Andrie, saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Selain olah TKP diungkapkannya, saat ini pihaknya juga memintai keterangan saksi-saksi.
Sementara untuk penyebab kematian, menunggu hasil pemeriksaan visum maupun autopsi RS Bhayangkara Polda Riau.
Andrie menerangkan, petugas masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Ditanyai apakah ditubuh korban ada ditemukan tanda bekas kekerasan, Andrie menyebut pihaknya belum bisa memastikan.
"Kami belum bisa pastikan. Saat ini jasad sedang berada di rumah sakit. Kita masih koordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban," paparnya.
Pantauan Tribunpekanbaru.com di lapangan ketika itu, korban ditemukan dalam mobil Daihatsu Terios warna silver dengan pelat BM 1389 VX.
Jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan proses visum maupun autopsi.
Terlihat korban dikeluarkan dari dalam mobil dengan digotong sejumlah petugas.
Mayat korban berada di bangku bagian tengah.
Mayat korban dimasukkan ke dalam kantong mayat.
Korban tampak mengenakan baju merah maron dengan jilbab warna kuning.
Sejumlah personel kepolisian dari Satreskrim Polresta Pekanbaru, Polsek Bukit Raya dan tim identifikasi, melakukan pengumpulan barang bukti serta olah tempat kejadian perkara atau olah TKP.
( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/penemuan-mayat-wanita-dalam-mobil-di-parkiran-basement-kantor-dprd-riau.jpg)