Breaking News:

Harga TBS Sawit Riau

China Lockdown, Harga Sawit di Riau Turun Periode 7-13 September 2022

Harga sawit di Riau terpengaruh oleh kebijakan China yang memberlakukan lockdown.

Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
Harga sawit di Riau terpengaruh oleh kebijakan China yang memberlakukan lockdown. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Harga sawit di Riau terpengaruh oleh kebijakan China yang memberlakukan lockdown.

Kondisi di China adalah di antara faktor eksternal turunnya harga sawit di Riau pada penetapan ke 35 Bulan Agustus 2022.

China masih memberlakukan zero Covid, sehingga ketika ada kasus baru maka mereka akan langsung lockdown wilayahnya. China merupakan konsumen CPO dunia terbesar setelah India.

Bahkan, jika melansir data dari UN Comtrade, China merupakan konsumen terbesar kedua untuk CPO Indonesia pada periode 2016-2020.

Permintaaan CPO dari China turun di saat negeri tirai bambu itu memberlakukan lockdown untuk melawan penyebaran virus Covid-19.

Hal itu memicu turunnya harga sawit di Riau pekan ini di seluruh kelompok umur.

Penurunan tertinggi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terjadi di kelompok umur 10 - 20 tahun. yakni sekitar Rp 28,29 per kilogram.

Sehingga harganya pekan ini Rp 2.523,03 per kilogram .

Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (6/9/2022) mengatakan pada penetapan ke 35 Bulan Agustus 2022 (periode 7-13 September 2022) ini harga sawit di Riau turun 1,11 persen dari pekan lalu.

Ia mengatakan dari faktor eksternal turunnya harga sawit di Riau disebabkan harga komoditas minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) amblas 6,16 persen dalam sepekan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved