Breaking News:

Berita Pelalawan

Harga Bahan Pangan Mahal Setelah BBM Naik, Diskoperindag Pelalawan Akan Gelar Operasi Pasar Murah

Pantauan darti pihak Diskoperindag Pelalawan ke pasar-pasar, sebagian besar bahan pangan merangkak naik pasca kenaikan harga BBM.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Aktivitas jual beli di Pasar Baru Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM Pelalawan mendeteksi adanya kenaikan harga bahan pokok makanan setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah pusat dua pekan lalu.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Diskoperindag Pelalawan ke pasar-pasar, sebagian besar bahan pokok khususnya pangan merangkak naik pasca kenaikan harga BBM.

Mulai dari telur, sayur mayur, rempah-rempah, beras, tepung, dan komoditi lainnya.

Bahkan laporan maupun pengaduan dari masyarakat juga sudah masuk terkait mahalnya bahan pokok makanan. Sehingga perlu dicarikan solusi yang tepat.

"Kita berencana akan melakukan operasi pasar murah. Ini sedang kita susun programnya dan secepatnya kita realisasikan," tutur Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskoperindag Pelalawan, Arifin S.Sos kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (12/9/2022).

Ia menerangkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait dan beberapa perusahaan untuk pelaksanaan operasi pasar murah ini.

Adapun komoditi yang masuk dalam program pasar murah ini yakni sembako yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini diantaranya minyak goreng, beras, tepung, dan lainnnya.

Tujuannya agar masyarakat sedikit terbantu dengan kenaikan harga bahan pangan saat ini sebagai imbas dari kenaikan BBM.

Ia mengakui kenaikan harga pangan terjadi meski belum merata.

Hanya saja persentase kenaikannya belum bisa diukur, karena tidak semua yang mengalami kenaikan serta harganya masih berubah-ubah.

Hanya saja kenaikan harga sembako yang paling inti dibutuhkan warga belum signifikan.

"Tim kita berjalan terus mensurvei di lapangan. Sembari kita siapkan operasi pasar ini," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved