Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Dua Gerobak PKL Diangkut Satpol PP Pekanbaru Lantaran Berjualan di Jalur Hijau

Kabid Ops, Reza Aulia Putra menyebut bahwa kedua gerobak PKL ini terpaksa diamankan dalam rangkaian giat yustisi. Mereka menyasar pedagang yang

Penulis: Fernando | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Dua gerobak milik pedagang kaki lima atau PKL di depan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru terpaksa diangkut petugas dari Satpol PP Kota Pekanbaru, Senin (12/9/2022).

Mereka mestinya tidak berjualan di depan pusat perbelanjaan.

Pasalnya lokasi tersebut merupakan Jalan Jendral Sudirman atau ruas jalan protokol. Petugas dari Satpol PP langsung membawa kedua gerobak PKL itu ke Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru.

Pemilik pun harus pasrah ketika gerobak itu diangkat petugas. Gerobak itu digunakan PKL untuk berjualan mie ayam dan sate.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru melalui Kabid Ops, Reza Aulia Putra menyebut bahwa kedua gerobak PKL ini terpaksa diamankan dalam rangkaian giat yustisi. Mereka menyasar pedagang yang berjualan di sepanjang jalur protokol yakni Jalan Jendral Sudirman.

"Mereka sudah berkali kali kita ingatkan, namanya jalan protokol jadi tidak boleh berjualan, tetapi mereka tetap berjualan di sana," tegasnya.

Menurutnya, tim langsung mengamankan gerobak para pedagang yang masih berjualan di sana. Ada sejumlah pedagang sempat melarikan diri ketika petugas datang ke lokasi.

Dirinya menyebut para pedagang sudah berulang kali diingatkan. Mereka terpaksa ditindak lantaran enggan mengindahkan imbauan agar tidak berjualan di sana.

Reza menyebut bahwa para pedagang sudah melanggar Peraturan Daerah Kota Pekanbaru No.13 tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat. Tim menggelar penertiban di beberapa titik di antaranya pedagang yang berjualan depan STC.

Mereka juga menyasar pedagang lemang tapai di sepanjang Jalan Jendral Sudirman. Ia menyebut kegiatan ini bakal terus dilaksanakan untuk menjaga keindahan kota.

"Kita akan tahan sementara di kantor satpol, sampai mereka membuat pernyataan untuk tidak berjualan di sana lagi," ungkapnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved