Breaking News:

Berita Pelalawan

Warga Satu Kampung di Pelalawan Kembalikan BLT Covid-19 Rp 143 Juta Gegara Dibagi Rata, Kok Bisa?

Warga satu kampung di Kabupaten Pelalawan mengembalikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 yang dialokasikan desa tahun 2020

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
hai.grid.id
Ilustrasi. Warga Satu Kampung di Pelalawan Kembalikan BLT Covid-19 Rp 143 Juta karena dinilai tak tepat sasaran. 


TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Warga satu kampung di Kabupaten Pelalawan mengembalikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 yang dialokasikan desa tahun 2020.

Pasalnya, bantuan bagi yang terdampak pandemi Covid-19 itu dinilai tidak tepat sasaran.

Kejadian itu terungkap saat rapat coffee morning Bupati Pelalawan H Zukri bersama seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (12/9/2022) lalu.

Saat itu Bupati Zukri sedang membahas terkait program bantuan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus tepat sasaran.

Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat serta penurunan angka kemiskinan.

Bantuan yang tak tepat sasaran dicontohkan seperti yang terjadi di sebuah desa di Pelalawan saat penyaluran BLT Covid-19.

Alhasil semua warga di desa itu diminta mengembalikan bantuan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Pelalawan, Kiky Syamputra membenarkan adanya fenomena pengembalian bantuan Covid-19 tersebut.

Kejadiannya di Desa Tanjung Air Hitam Kecamatan Kerumutan pada program BLT Covid-19 tahun 2020 silam. Semua dana yang tidak tepat sasaran akhirnya sudah dikembalikan oleh warga.

"Kejadiannya di Desa Tanjung Air Hitam. Tapi proses pengembaliannya sudah selesai semuanya. Total sekitar Rp 143 juta nilainya. Sudah tuntas," kata Kiky Syamputra kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (13/9/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved