Breaking News:

Berita Pekanbaru

Daya Listrik 450 VA Bakal Dihapus, Warga Pekanbaru Ini Minta Ada Kompensasi BLT

Rencana pemerintah untuk menghapuskan daya listrik 450 VA dan peningkatan daya dari 900 menjadi 1.200 VA menjadi keluhan banyak masyarakat.

Penulis: Alex | Editor: Ariestia
Net
Rencana pemerintah untuk menghapuskan daya listrik 450 VA dan peningkatan daya dari 900 menjadi 1.200 VA menjadi keluhan banyak masyarakat. Foto Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rencana pemerintah untuk menghapuskan daya listrik 450 VA dan peningkatan daya dari 900 menjadi 1.200 VA menjadi keluhan banyak masyarakat.

Pasalnya dengan peningkatan daya tersebut nantinya akan disusul peningkatan biaya bulanan, apalagi soal biaya peningkatan daya akan digratiskan juga belum ada kepastian dari pemerintah.

Salah seorang warga Hang Tuah Ujung Pekanbaru, Arif mengatakan, pihaknya sangat merasa diberatkan dengan rencana kebijakan tersebut. Apalagi belum lama ini pemerintah juga baru saja menaikkan harga BBM subsidi yang lumayan besar.

"Kalau bagi kami masyarakat kecil ini tentu berat sekali kebijakan ini. Sedangkan soal BBM naik saja kami sudah kocar kacir dibuatnya. Belum lagi ditambah lagi rencana harus naik daya itu," kata Arif kepada Tribun, Selasa (13/9/2022).

Diakui Arif, adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) cukup membantu, walau pun hanya sesaat saja dan tanpa terasa dalam waktu cepat habis untuk kebutuhan sehari-hari.

"Sekarang kami hanya bisa pasrah saja. Mau protes ya ke siapa? Paling duduk depan rumah memikirkan nasib kedepannya, dan memikirkan bagaimana cara anak-anak tetap bisa sekolah, anak istri bisa makan sehari-hari," imbuhnya.

Namun ia berharap, pemerintah bisa memberikan bantuan berupa BLT khusus untuk peningkatan daya tersebut, sehingga kenaikan listrik setidaknya terbantu dari anggaran dari pemerintah.

"Kami berharap, kalau bisa ada bantuan khusus seperti BBM subsidi kemaren. Sehingga walau pegeluaran bertambah bayar listrik, tapi ada pemasukan juga untuk tambahan belanja sehari-hari," ujarnya.

Ia juga berharap, agar pemerintah juga tidak membebankan biaya peningkatan daya tersebut, sehingga bisa digratiskan.

"Kalau naik daya kata kawan-kawan pada umumnya kan ada biayanya. Kalau bisa kami berharap jangan ada biaya khusus bagi kami, karena memang terasa berat sekali. Mau babak belur rasanya," tuturnya.

Warga lainnya, Ivo yang tinggal di Kualu Panam berharap, pemerintah memiliki banyak pertimbangan lebih kepada masyarakat, namun kebijakan yang tidak terlalu memberatkan masyarakat.

"Kita yakin pemerintah pasti punya pertimbangan atas keputusan ini. Tapi pertimbangannya jangan hanya soal efisiensi untuk negara, tapi kami sebagai masyarakat juga patut menjadi pertimbangan, bagaimana nasib kami kedepan," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved