Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Hearing Komisi II DPRD Dengan Pemko dan Pedagang Diwarnai Adu Mulut

Suasana hearing Komisi II DPRD Pekanbaru, dengan perwakilan Pemko dan pedagang, terkait Pasar Wisata Pasar Bawah sempat diwarnai adu mulut

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi
Suasana hearing Komisi II DPRD Pekanbaru dengan perwakilan Pemko Pekanbaru dan pedagang, terkair Pasar Bawah, Rabu (14/9/2022) di ruang Banmus DPRD Pekanbaru. Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Suasana rapat dengar pendapat (hearing) Komisi II DPRD Pekanbaru, dengan perwakilan Pemko dan pedagang, terkait Pasar Wisata Pasar Bawah, Rabu (14/9/2022) di ruang Banmus DPRD Pekanbaru, sangat dramatis.

Padahal, hearing resmi yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE ini, dihadiri pihak berwenang, yang berkaitan dengan Pasar Bawah.

Mulai dari Kadisperindag Ingot Ahmad Hutasuhut beserta kepala bidang, Kabag Hukum Edi Susanto, perwakilan Inspektorat Maryedi, Bagian Aset Pemko, Bagian Kerjasama Pemko, Polsekta Kota Pekanbaru.

Satpol PP Pekanbaru, Anggota Komisi II Eri Sumarni, Zainal Arifin dan Munawar Syahputra, Perwakilan dan Pengacara PT Dalena Pratama Indah (eks Pengelola Pasar Bawah) Yurnalis SH, Ilham Ahong, serta perwakilan pedagang Pasar Bawah.

Namun, hearing tersebut diwarnai adu mulut antar pedagang, sejak awal hearing dimulai.

Kondisi ini terjadi, karena kebijakan Komisi II DPRD, yang menginginkan hanya yang benar-benar pedagang saja yang bisa masuk ke ruangan hearing.

Itu pun dibatasi hanya 5 orang. Di luar itu, tak diperkenankan masuk ruangan.

Tapi situasi ini bisa dinetralkan pihak keamanan, Satpol PP dan pihak kepolisian.

Adu mulut antar pedagang dan saling tunjuk tersebut, nyaris terjadi sepanjang hearing, mulai pukul 11.00 hingga pukul 14.15 WIB.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved