Breaking News:

Berita Kampar

Pj Bupati Akan Tertibkan Galian C Ilegal di Kampar, Kasus Camat yang Dilaporkan ke Kejari Apa Kabar?

Meski Kejati Riau telah melimpahkan penanganan laporan Camat bisnis galian C ke Kejari Kampar, namun belum ada perkembangan terbaru atas kasus ini.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
tribun pekanbaru
Ilustrasi aktifitas penambangan atau bisnis galian C tanpa izin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Penjabat Bupati Kampar, Kamsol menyatakan pemerintah akan menertibkan Bisnis Galian C ilegal. Tetapi ada camat bawahannya dilaporkan ke Kejaksaan terkait bisnis tersebut.

Sosok yang dilaporkan tersebut, Abukari, mantan Camat Tambang yang kini menjabat Camat Kampar Kiri Hilir. Abukari dilaporkan oleh DPN PETIR ke Kejaksaan Tinggi Riau pada Jumat (4/3/2022) lalu.

Laporan itu dilatarbelakangi Surat Pernyataan Jual Beli antara Abukari dengan seseorang bernama Hendriyanto.

Surat itu berbunyi bahwa Abukari menjual empat mesin sedot, menyewakan tempat penumpukan material dan meminta ganti rugi lahan aktivitas Galian C yang totalnya Rp. 410 juta.

Kejati Riau melimpahkan penanganan laporan tersebut ke Kejaksaan Negeri Kampar.

Terakhir, Kejari Kampar sedang menelaah laporan tersebut untuk ditindaklanjuti.

Kepala Kejari Kampar, Arif Budiman belum memberi keterangan terkait perkembangan terbaru penanganan laporan tersebut.

Ia mengarahkan pertanyaan diajukan melalui Kepala Seksi Intelijen yang baru menjabat, Rendi Winata.

Sebelumnya, Kamsol menyoroti maraknya Galian C tanpa izin atau ilegal dalam Rapat Koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bulan lalu.

"Kita harus menertibkan aktifitas Galian C ilegal," katanya dalam rapat di Rumah Dinas Bupati Kampar itu.

Menurut dia, Pemkab Kampar berhak menghentikan aktivitas Galian C tanpa izin atau liar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved