Breaking News:

Berita Bengkalis

Gondol 7 Karung Getah Karet, Tiga Warga Rupat Dituntut Jaksa 2 Tahun Penjara

JPU berkeyakinan dari fakta persidangan ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencurian dan melanggar pasal 363 ayat 1 KUHPidana.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Tiga terdakwa pelaku pencurian getah karet (ojol) di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dituntut hukuman penjara selama dua tahun.

Tuntutan ini dibacakan langsung jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Rabu (7/9) lalu.

Mereka yang terancam hukuman ini diantaranya Herizal, M Romi dan Muhammad Karim.

JPU berkeyakinan dari fakta persidangan ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencurian dan melanggar pasal 363 ayat 1 KUHPidana.

"Kita minta agar majelis hakim mengadili tiga terdakwa sesuai tuntutan dua tahun penjara. Karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan," ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Bengkalis Zikrullah, Jumat (16/9).

Menurut dia, Sidang akan dilanjutkan kembali 21 September 2022 mendatang, dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim.

Perbuatan ketiga terduga pelaku dalam dakwaan, aksi maling Ojol itu dilakukan bersama sama pada hari Jumat (20/5) lalu sekitar pukul 23.30 WIB di Desa Sukarjo Mesim.

Para terdakwa membuat rencana untuk mengambil getah karet milik korban Sopyardi dan Kasman, sebanyak tujuh karung getah karet berhasil digondol dibawa dengan menggunakan gerobak.

Para terdakwa berhasil membawa hasil curiannya dari tempat korban ke daerah Kampung Tengah lalu menyimpan getah karet tersebut di belakang masjid.

Selanjutnya terdakwa Muhamad Karim pergi menjemput pembeli getah karet tersebut.

Sekitar pukul 08.00 WIB pembeli pun datang dan membeli semua getah karet tersebut dengan harga Rp3.280.000.

Setelah mendapatkan uang penjualan kemudian para terdakwa mendapat bagian masing masing sebesar Rp1.000.000, sementara lebihnya untuk membeli minyak dan rokok.

Bahwa akibat dari perbuatan terdakwa, korban Kasman mengalami kerugian sebesar Rp4.000.000 dan korban Sopyardi Rp300.000.

(Tribunprkanbaru.com/Muhammad Natsir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved