Breaking News:

Video Berita

VIDEO: BPBD Pelalawan Waspadai Titik Api di Masa Pancaroba

Meski demikian, kata Musa, pihaknya tetap melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di daerah yang rawan terjadi Karhutla

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Meski potensi kemarau masih tinggi sepanjang Bulan September ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan menyebutkan tidak ada kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga Jumat (16/9/2022).

Merujuk pada data dan pantauan lapangan yang dilakukan BPBD, titik api nihil di 12 kecamatan sejak awal hingga pertengahan September ini. Kasus Karhutla yang muncul berkurang drastis jika dibandingkan dengan Bulan Agustus lalu. Operasi pemadaman tidak ada sama sekali selama 15 hari terakhir.

"Sampai hari ini, Pelalawan masih nihil Karhutla. Tak besok atau minggu depan akan muncul. Tapi kita tetap waspada," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksanaan BPBD Pelalawan, Musa S.Pd kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (16/9/2022).

Meski demikian, kata Musa, pihaknya tetap melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di daerah yang rawan terjadi Karhutla. Seperti di Kecamatan Teluk Meranti, tim BPBD turun ke beberapa desa untuk memantau titik api hingga ke pelosok. Sebab daerah itu sering dilanda kebakaran sepanjang Agustus lalu, termasuk di Desa Pulau Muda.

Tim juga menemui para perangkat desa hingga tokoh masyarakat maupun petani pemilik lahan. Untuk mensosialisasikan larangan membakar lahan saat membuka lahan dengan alasan apapun, sesuai instruksi pemerintah. Termasuk menyampaikan resiko hukum yang akan dihadapi oleh para pelaku pembakaran lahan yang berakhir dibalik jeruji besi.

"Kita tetap patroli ke daerah yang rawan. Sepanjang dua hari ke Teluk Meranti, semua kita temui. Termasuk memberikan nomor call center jika ditemukan titik api," papar Musa.

Ia menerangkan, saat ini Pelalawan masih dalam musim pancaroba, dimana musim panas dan musim hujan bercampur. Sepanjang pekan ini, Kecamatan Pangkalan Kerinci dan beberapa daerah lainnya dilanda kemarau kering. Sedangkan beberapa wilayah di pesisir Pelalawan malah diguyur hujan lebat. Bahkan saat kemarau terik pada siang hingga sore, hujan turun secara tiba-tiba meskipun hanya bersifat lokal atau tak merata.

"Sudah beberapa bulan ini kondisi kita masuk pancaroba. Jadi tetap siaga untuk kemungkinan bencana banjir ataupun Karhutla," pungkasnya.

Sesuai dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pekanbaru, sebagian besar wilayah Riau cerah berawal mulai pagi hingga siang Hari, termasuk Pelalawan. Saat sore sampai malam hari diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi merata di Riau. Kondisi itu berlangsung sampai dini hari nanti.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved