Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pengelolaan Sampah BLUD atau Diserahkan ke Kecamatan, Begini Masukan Komisi IV DPRD Pekanbaru

Hasil ekspos Pemko Pekanbaru kepada Kemendagri pekan lalu, terkait pengelolaan sampah ke depannya di kota ini, sudah memunculkan dua opsi.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Armada angkutan sampah mengangkut sampah di persimpangan Jalan Lobak, Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hasil ekspos Pemko Pekanbaru kepada Kemendagri pekan lalu, terkait pengelolaan sampah ke depannya di kota ini, sudah memunculkan dua opsi.

Opsi pertama, pengelolaan sampah tahun 2023 nanti akan menggunakan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan menyerahkan kepada pihak ketiga tanpa menggunakan APBD.

Sementara opsi kedua, pengelolaan sampah akan diserahkan ke kecamatan (swakelola), seperti yang pernah diterapkan Pemko Pekanbaru.

Kedua opsi ini belum ditetapkan. Sebab, Pemko masih melakukan kajian dan optimalisasi progres pengelolaan sampah.

Seperti diketahui, hingga kini pengelolaan sampah diserahkan kepada pihak ketiga, dengan menggunakan uang APBD Pekanbaru. Dua perusahaan yang mengelolanya yakni PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya. Nilai APBD Pekanbaru 2022 yang dikucurkan sekitar Rp 50 miliar.

Namun sayangnya, pengelolaan sampah masih buruk, dan masih banyak ditemukan titik-titik tumpukan sampah di Kota Pekanbaru ini.

"Tentunya kita menyambut langkah yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru ini. Kedua opsi itu (BLUD dan diserahkan ke Kecamatan), sama-sama baik untuk dilakukan," saran Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH, Minggu (18/9/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Komisi IV DPRD yang membidangi masalah sampah ini, pada intinya mendukung langkah Pemko Pekanbaru. Namun prinsip utama yang harus dilakukan Pemko, bagaimana persoalan sampah ini tidak menjadi masalah lagi.

Artinya, mau menggunakan sistem BLUD atau Kecamatan, yang penting sampah tidak ada menumpuk dan membuat risau masyarakat lagi.

Selanjutnya, Pemko harus mengkaji lebih komprehensif, mengenai PAD yang akan diperoleh dari sistem BLUD atau Kecamatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved