Breaking News:

Berita Riau

Buron Sejak April 2021, Tersangka Korupsi Dana PMBRW Tenayan Raya Bakal Sidang In Absentia

Jaksa menetapkan Fauzan sebagai buronan kasus dana (PMB-RW) Tenayan Raya dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), sejak 26 April 2021 lalu.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Jaksa Geledah Kantor Camat, Terkait Pengusutan Dugaan Korupsi PMBRW dan Dana Kelurahan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Kendati belum berhasil ditangkap, jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, tetap melimpahkan berkas perkara tersangka kasus korupsi dana Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) dan dana kelurahan di Kecamatan Tenayan Raya, Tahun Anggaran 2019 ke jaksa peneliti.

Tersangka yang dimaksud adalah pria bernama Fauzan.

Dalam kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp493.486.858 ini, Fauzan bertindak sebagai pendamping terkait pengelolaan dana tersebut.

Selain Fauzan, jaksa juga menjerat Abdimas Syahfitra, mantan Camat Tenayan Raya.

Abdimas sudah menjalani proses peradilan di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dan dinyatakan bersalah.

Sementara Fauzan, telah dipanggil jaksa secara patut dan layak untuk diperiksa, baik sebagai saksi maupun dalam dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Namun yang bersangkutan tak kunjung datang.

Bahkan hingga kini keberadaannya tidak diketahui.

Atas kondisi ini, jaksa menetapkan Fauzan sebagai buronan dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), sejak 26 April 2021 lalu.

Dalam pencarian terhadap Fauzan, Kejari Pekanbaru berkoordinasi dengan Kejati Riau dan Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) Kejagung RI Jakarta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved