Breaking News:

Berita Bengkalis

Rumah Dimasuki Pencuri, Pemuda Bengkalis Alami Luka Bacok karena Melawan

Seorang pemuda di Bengkalis terluka setelah memberikan perlawanan saat kawanan pencuri masuk ke rumahnya.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Istimewa
Seorang pemuda di Bengkalis terluka setelah memberikan perlawanan saat kawanan pencuri masuk ke rumahnya. FOTO: Kapolsek Mandau AKP Hairul Hidayat saat melihat kondisi korban pencurian di Bathin Solapan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BATHIN SOLAPAN - Seorang pemuda di Bengkalis terluka setelah memberikan perlawanan saat kawanan pencuri masuk ke rumahnya.

Pria di Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan itu mengalami luka bacokan senjata tajam di bagian kepala dan lehernya. Korban bernama Rifki Ardiadi (22) saat ini masih menjalani perawatan.

Peristiwa naas ini terjadi, Minggu (18/9) dini hari kemarin. Kejadian di ketahui petugas Kepolisian sekitar pukul.12.40 WIB saat orang tua korban membuat laporan Kepolisian di Mapolsek Mandau.

Kapolsek Mandau AKP Hairul Hidayat mengatakan, pencurian dengan kekerasan ini terjadi saat ayah korban sedang berada di rumah temannya sekitar pukul 02.30 Minggu dini hari. Saat itu ayah korban yang berada di luar mendapat telpon dari istrinya, rumahnya dimasuki pencuri dan anaknya menjadi korban.

"Keterangan korban Rifki saat kejadian ada sekitar empat orang yang memasuki rumah yang sekaligus kedai di sana. Saat itu Rifki sedang tertidur dan langsung dibangunkan dengan kondisi tangan sudah pegang oleh para pencuri, kemudian mereka menutup mulut Rifki dengan lakban," terang Kapolsek.

Setelah berhasil melumpuhkan korban, kemudian para pencuri ini mengambil dua unit telpon genggam korban. Tidak terima barangnya diambil, korban mencoba melakukan perlawanan dengan terus meronta.

"Karena melakukan perlawanan inilah kemudian para pelaku melakukan pembacokan leher bagian belakang sebelah kiri. Kemudian kepala atas sebelah kiri dan bagian depan, pembacokan dilakukan dengan menggunakan pisau," tambah AKP Hairul Hidayat.

Setelah melakukan pembacokan ini, keempat tersangka langsung melarikan diri keluar rumah. Sementara Rifki dalam kondisi bersimbah darah membangunkan ibunya yang tidur di ruangan lain.

"Melihat korban dalam kondisi seperti ini, ibu korban langsung menelpon suaminya yang berada di luar rumah. Kemudian korban dilarikan ke klinik terdekat," tambah Hairul.

Akibat kejadian ini Rifki mengalami luka robek dibagian leher dan kepala. Ayah korban melaporkan peristiwa ini ke Polsek Mandau.

"Kita tengah melakukan penyelidikan dan mencari pelaku. Sudah melakukan olah TKP dan memeriksa korba serta saksi," terang Kapolsek. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved