Breaking News:

Berita Pekanbaru

Berada di Pusat Kota Pekanbaru, Sulit Mencari Lahan Untuk Menanam Cabe Merah di Empat Kecamatan Ini

Muflihun menilai bila penanaman Cabe Merah ini berkelanjutan tentu pasokan cabe lokal bisa memenuhi kebutuhan Kota Pekanbaru.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Seorang pedagang cabe di Pasar Arengka, Kota Pekanbaru menanti pembeli. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pj Wali Kota Pekanbaru, Mulfihun mengumpulkan para camat dan penyuluh pertanian di ruang Multimedia Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa (20/9/2022) siang.

Mereka membahas kesiapan lahan untuk menjadi lokasi penanaman Cabe Merah di 15 kecamatan.

Mulfihun mengaku belum memastikan luas lahan yang bakal menjadi tempat menanam Cabe Merah.

Ia menyebut tim Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru sedang melakukan pendataan lahan di setiap kecamatan.

Proses pendataan masih berlangsung karena tim sulit mencari Lahan Pertanian dalam area kecamatan di pusat kota.

Kecamatan tersebut di antaranya Sail, Pekanbaru Kota, Senapelan dan Sukajadi.

"Itu lahannya sudah susah mencarinya, kecuali daerah pinggiran. Jadi untuk luas tanah ini kita tidak bisa patok, mana ada lahan kosong bisa kita tanam jumlahnya belum kita ketahui berapa," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com usai rapat.

Menurutnya, rapat ini kelanjutan dari instruksi Gubernur Riau untuk menggalakkan gerakan menanam Cabe Merah.

Muflihun menyebut gerakan ini sebagai satu cara mencegah lonjakan harga cabe merah di pasaran.

Ada rencana setiap kecamatan nantinya membuka lahan khusus untuk menanam Cabe Merah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved