Breaking News:

Video Berita

VIDEO: PJ Wako Sebut Sulit Mencari Lahan Untuk Menanam Cabai di Kota Pekanbaru

Pj Wali Kota Pekanbaru, Mulfihun mengumpulkan para camat dan penyuluh pertanian di ruang Multimedia Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa (20/9

Penulis: Fernando | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pj Wali Kota Pekanbaru, Mulfihun mengumpulkan para camat dan penyuluh pertanian di ruang Multimedia Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa (20/9/2022) siang. Mereka membahas kesiapan lahan untuk menjadi lokasi penanaman cabe merah di 15 kecamatan.

Mulfihun mengaku belum memastikan luas lahan yang bakal menjadi tempat menanam cabe merah. Ia menyebut tim Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru sedang melakukan pendataan lahan di setiap kecamatan.

Proses pendataan masih berlangsung karena tim sulit mencari lahan pertanian dalam area kecamatan di pusat kota. Kecamatan tersebut di antaranya Sail, Pekanbaru Kota, Senapelan dan Sukajadi.

"Itu lahannya sudah susah mencarinya, kecuali daerah pinggiran. Jadi untuk luas tanah ini kita tidak bisa patok, mana ada lahan kosong bisa kita tanam jumlahnya belum kita ketahui berapa," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com usai rapat.

Menurutnya, rapat ini kelanjutan dari instruksi Gubernur Riau untuk menggalakkan gerakan menanam cabe merah. Muflihun menyebut gerakan ini sebagai satu cara mencegah lonjakan harga cabe merah di pasaran.

Ada rencana setiap kecamatan nantinya membuka lahan khusus untuk menanam cabe merah. "Nantinya kita instruksikan para penyuluh pertanian mendampingi, agar hasil cabe merah yang ditanam bisa panen," paparnya

Dirinya menyebut bahwa para penyuluh bakal mendampingi masyarakat yang bercocok tanam cabe merah di lahan tersebut. Ia berharap nantinya hasil tanam cabe ini bisa dipanen setelah disemai.

Muflihun menilai bila penanaman cabe merah ini berkelanjutan tentu pasokan cabe lokal bisa memenuhi kebutuhan Kota Pekanbaru. Mereka tentu bisa memenuhi lebih dari setengah permintaan lokal.

Kondisi tersebut jelas bisa membuat harga cabe merah pun menjadi lebih murah. Apalagi selama ini cabe merah merupakan satu penyumbang inflasi di Kota Pekanbaru.

"Jadi kita berkembang, ya tinggal seperempat kebutuhan saja yang dipasok dari luar Pekanbaru," paparnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved