Breaking News:

Berita Pekanbaru

Walau Belum Ada Kasus PMK di Kota Pekanbaru, 1.382 Ekor Hewan Ternak Sudah Dapat Suntikan Vaksin PMK

Meski Kota Pekanbaru Pekanbaru masih bebas virus PMK namun pihak Distankan tetap memvaksin 1.382 ekor hewan ternak sapi dan kerbau di 27 titik lokasi.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Foto/Ist
Petugas Distankan Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha 1443 di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Ribuan hewan ternak di Kota Pekanbaru sudah mendapat suntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Adanya vaksinasi ini untuk mencegah penyebaran virus PMK terhadap hewan ternak.

Tim Dinas Pertanian dan Perikanan atau Distankan Kota Pekanbaru sudah memberi suntikan vaksin ke 1.382 ekor hewan ternak sapi dan kerbau. Lokasi pemberian vaksin menyebar di 27 titik.

"Kegiatan ini masih terlaksana, kita pastikan Kota Pekanbaru Pekanbaru masih bebas virus PMK," terang Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, ketersediaan vaksin masih ada di Pemerintah Provinsi Riau sehingga pasokan tambahan bakal tersalur sesuai kebutuhan.

Pihaknya belum berencana meminta tambahan vaksin karena masih memantau prevalensi dari vaksin yang diberikan.

Firdaus mengaku hingga saat ini belum mendapati ciri hewan ternak yang tertular PMK.

Tim sempat mendapati sapi atau kerbau yang sakit tapi bukan PMK karena sudah dilakuman pengambilan sampel darah ternyata negatif.

Ancaman virus PMK masih ada apalagi Kota Pekanbaru merupakan daerah yang menjadi tempat lalu lintas hewan ternak.

Kondisi ini membuat potensi penularan pun cukup tinggi sehingga tim tetap melakukan pemantauan di lapangan.

Firdaus menegaskan bahwa hewan ternak yang masuk kota harus punya izin masuk.

Ada juga surat kesehatan hewan yang menyatakan bebas penyakit mulut dan kuku.

"Kita memantau hewan ternak yang hendak masuk ke Pekanbaru ataupun yang keluar dari Pekanbaru," ujarnya.

Hewan ternak yang masuk ke Kota Pekanbaru kebanyakan dari Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Utara.

Ada juga hewan ternak dari luar Pulau Sumatera sehingga pihaknya tetap mengimbau agar waspada penyebaran virus PMK.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved