Breaking News:

Info Jalan Tol Riau

Camat Tambang Ungkap Lahan Warga 2 Desa di Jalur Tol Pekanbaru-Rengat I Masuk Kawasan Hutan

Camat Tambang mengungkap lahan warga dua desa di jalur Tol Pekanbaru-Rengat ( Tol Pekreng ) I berada dalam kawasan hutan.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
Istimewa
Camat Tambang mengungkap lahan warga dua desa di jalur Tol Pekanbaru-Rengat ( Tol Pekreng ) I berada dalam kawasan hutan. Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Camat Tambang mengungkap lahan warga dua desa di jalur Tol Pekanbaru-Rengat ( Tol Pekreng ) I berada dalam kawasan hutan berharap lahan mereka dapat diganti rugi.

Camat Tambang, Jamilus menyebut kedua desa itu yakni Rimbo Panjang dan Tarai Bangun.

"Ada di Rimbo Panjang, ada di Tarai Bangun juga," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (20/9/2022) petang.

Ia tidak ingat pasti jumlah bidangnya. Posisi lahan dalam kawasan hutan diketahui berdasarkan peta jalur atau trase Tol Pekanbaru-Rengat I.

"Ada warga yang mengetahui lahannya masuk trase tol, setelah titik koordinat lokasinya dicek, masuk kawasan hutan," ujarnya.

Beberapa perwakilan warga telah menyampaikan permohonan agar lahan mereka dapat diganti rugi.

Permohonan disampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat konsultasi publik penyiapan lahan beberapa waktu lalu.

Warga pemilik bidang berharap jalur Tol Pekanbaru-Rengat I dalam kawasan hutan dapat dilepaskan.

Sehingga lahan mereka berdasarkan alas hak yang dimiliki dapat pembayaran ganti rugi.

Ia mengatakan, permohonan tersebut disampaikan bersamaan dengan pemilik bidang dari Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.

"Tentu masyarakat yang tanahnya dalam kawasan hutan, berharap bisa diganti rugi," katanya.

Kawasan yang dimaksud yakni, Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK). Ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2016.

Lokasinya di desa yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru. Yakni desa di wilayah Kecamatan Tapung dan Tambang.

Sejak tahapan pembangunan Tol Pekreng I yang melewati wilayah Kampar bergulir, status wilayah yang telah banyak dipadati pemukiman ini mencuat.

Sebelumnya Pemerintah Desa Karya Indah juga telah mengemukakan keresahan serupa dengan Kecamatan Tambang. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved