Breaking News:

Berita Pekanbaru

Ditanggapi Sinis Honorer Pemko Pekanbaru, Terkait Rencana Pemerintah Batalkan Penghapusan Honorer

Wacana Pemerintah Batalkan Penghapusan Honorer mendapat tanggapan sinis dari tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com
Ilustrasi. Ditanggapi Sinis Honorer Pemko Pekanbaru, Terkait Rencana Pemerintah Batalkan Penghapusan Honorer. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Rencana Pemerintah Batalkan Penghapusan Honorer mendapat tanggapan sinis dari tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Seperti diketahui merebak kabar pemerintah pusat berencana meninjau kembali kebijakan Penghapusan Honorer.

Satu di antara tenaga honorer mengungkapkan bahwa rencana Pemerintah Batalkan Penghapusan honorer non-ASN di instansi pemerintah tentu membuat peluangnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terbuka.

Ia menilai proses pendataan terhadap jumlah tenaga honor beberapa waktu lalu jadi tidak berguna.

"Kemarin kami sudah didata, ada peluang kami bisa jadi PPPK, tapi kalau begini ya kecil kemungkinan," jelas pria yang tugas di satu OPD Pemerintah Kota Pekanbaru ini, Rabu (21/9/2022).

Dirinya menyayangkan kebijakan itu tidak berjalan seiring bergantinya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Tenaga honor yang sudah sepuluh tahun bertugas pun berharap ada solusi atas nasibnya bersama rekan sesama tenaga honor.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, Baharuddin mengaku masih menanti arahan dari Menpan RB terkait kebijakan rencana penghapusan tenaga non-ASN di instansi pemerintah.

Ia hanya tahu ada rencana peninjauan kembali kebijakan itu bersama para kepala daerah terkait para tenaga honor.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved