Breaking News:

Belum Usai, Ukraina Akan Kembali DIserang: Putin Kirim Lagi 300 Ribu Pasukan Cadangan

Ini adalah pertama kalinya Rusia memberikan angka kematian resmi sejak 25 Maret, ketika dikatakan 1.351 prajurit tewas.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
AFP
Presiden Rusia, Vladimir Putin tantang negara barat kalahkan Rusia di medan pertempuran 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perang Rusia dan Ukraina masih berlanjut hingga saat ini.

Tercata, 5.000 lebih pasukan Rusia tewas di sana sejak awal konflik saat invasi digelar pada 27 Februari 2022 lalu.

Kendati demikian, Presiden Rusia Vladimir Putin tetap akan melanjutkan invasi militernya .

Bahkan, Putin akan mengirim 300.000 tentara cadangan untuk mendukung pasuklan  militernya yang sudah lebih dulu ditempatkan di Ukraina.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu pada Rabu (21/9/2022) dalam sambutan yang disiarkan televisi.

Melansir Reuters, dalam pembaruan pertama Moskow tentang jumlah korban dalam hampir enam bulan berlangsungnya perang, Shoigu mengatakan 5.937 tentara Rusia telah tewas sejak awal konflik.

Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan mobilisasi pertama Rusia sejak Perang Dunia Kedua dalam pidato televisi, dengan mengatakan bahwa tenaga tambahan diperlukan untuk memenangkan perang tidak hanya melawan Ukraina tetapi juga para pendukung Baratnya.

Shoigu menepis pernyataan Kyiv dan Barat bahwa Rusia telah menderita kerugian besar dalam konflik tujuh bulan. Dia mengatakan 90 persen tentara Rusia yang terluka telah kembali ke garis depan.

Ini adalah pertama kalinya Rusia memberikan angka kematian resmi sejak 25 Maret, ketika dikatakan 1.351 prajurit tewas.

Pentagon AS mengatakan pada bulan Agustus bahwa mereka meyakini, jumlah personel pasukan Rusia yang tewas atau terluka berkisar antara 70.000 dan 80.000 personel.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved