Breaking News:

Dedi Mulyadi Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Sidang Perdana 5 Oktober 2022

Bupati Purwarta Anne Ratna Mustika itu juga mendaftarkan gugatan cerai secara langsung, tanpa perwakilan.

Editor: Sesri
Kolase Instagram
Bupati Anne gugat cerai Dedi Mulyadi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi digugat cerai oleh istrinya, Anne Ratna Mustika yang merupakan Bupati Purwakarta.

Gugatan cerai yang diajukan Anne Ratna Mustika didaftarkan ke Pengadilan Agama Purwakarta pada Senin (19/9/2022) lalu.

Bupati Purwarta itu juga mendaftarkan gugatan cerai secara langsung, tanpa perwakilan.

"Iya, Ibu Bupati datang langsung ke sini pada Senin (19/9/2022) kemarin. Ia melakukan pendaftaran gugatan cerai melalui e-court dan dibantu oleh petugas di sini," kata Humas Pengadilan Agama (PA) Purwakarta, Asep Kustiwa dikutip dari TribunJabar.

Saat ini, gugatan cerai yang diajukan Anne Ratna Mustika sudah terdaftar di Pengadilan Agama Purwarkarta dengan nomor 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

Sidang perdana dijadwakan berlangsung pada 5 Oktober mendatang.

"Register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, penggugat atas nama Hj. Anne Ratna Mustika yang melawan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi. Sidang pertama dijadwalkan pada Rabu, 5 Oktober 2022," ujar Asep.

Terkait gugatan cerai yang diajukan istrinya, Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi mengaku belum mengetahui.

Dedi mengatakan ia baru mengetahui dirinya digugat cerai dari wartawan.

"Saya justru tahunya dari Anda. Saya akan coba cek nanti," kata Dedi singkat, Rabu (21/9/2022), dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Bupati Anne Ratna Mustika hingga berita ini ditulis belum memberi tanggapan.

Hingga berita ini ditulis, alasan Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi masih menjadi misteri.

Pihak Pengadilan Agama Purwarta pun menyatakan tidak bisa membuka alasan yang mendasari Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi.

"Mohon maaf untuk alasannya saya tidak bisa sampaikan hal itu. Itu (alasan Anne Ratna gugat cerai,-Red) akan diberikan oleh majelis hakim saat sidang nanti," kata Humas Pengadilan Agama (PA) Purwakarta, Asep Kustiwa, dikutip dari TribunJabar.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas.com / Tribunnews/

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved