Breaking News:

Demonstrasi di Iran Tak Terkendali, 17 Orang Dilaporkan Tewas, Wanita Buka Jilbab dan Potong Rambut

Pengunjukrasa yang wanita memilih buka jilbab dan potong rambut. Unjukrasa di Iran kian tak terkendali. Pemicunya tewasnya Mahsa Amini

Editor: Budi Rahmat
AFP
Unjukrasa warga Iran usai kematian Mahsa Amini 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Aksi demonstrasi pasca kematian Mahsa Amini (22) kian tak terkendali di Iran.

Kabar terbaru melaporkan sebanyak 17 orang meninggal dunia. Aksi protes tersebut tentu saja didominasi oleh para kaum hawa alias wanita.

Selain membuka jilbab, para wanita juga memotong rambutnya. Selain dari warga sipil, dikabarkan juga ada pihak keamanan yang menjadi korban.

Baca juga: Dua Perempuan Aktivis LGBT di Iran Divonis Mati, Terlibat Perdagangan Manusia

Pemicu aksi protes keras warga Iran ini berawal dari tewasnya Mahsa Amini (22).

Wanita muda yang sebelumnya diamankan polisi moral di Iran. Kemudian ia menghadapi hukuman yang membuatnya meninggal dunia

Laporan terbaru 17 orang dilaporkan tewas selama aksi demo di Iran yang telah berlangsung enam malam berturut-turut pascakematian Mahsa Amini (22) pekan lalu.

Laporan korban tewas tersebut disampaikan saluran televisi pemerintah pada Kamis (22/9/2022), sebagaimana dilansir AFP.

“17 orang, termasuk demonstran dan polisi, telah kehilangan nyawa mereka dalam peristiwa beberapa hari terakhir,” lapor televisi pemerintah tanpa memberikan rincian.

Dalam laporan sebelumnya, korban tewas akibat aksi demo Iran adalah tujuh pengunjuk rasa dan empat anggota pasukan keamanan.

Para pejabat membantah pasukan keamanan terlibat dalam kematian para pengunjuk rasa.

Baca juga: Wanita Iran ini Eksekusi Ibu dan Kakeknya di Tiang Gantungan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved