Breaking News:

Liga Italia

Dulu Musuhan, Kini Juventus Dikabarkan Dekati Antonio Conte untuk Kembali ke Liga Italia

Juventus dikabarkan sudah menghubungi Antonio Conte untuk mengganti pelatih Massimiliano Allegri.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Dulu Musuhan, Kini Juventus Dikabarkan Dekati Antonio Conte untuk Kembali ke Liga Italia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Juventus dikabarkan sudah menghubungi Antonio Conte untuk mengganti pelatih Massimiliano Allegri.

Massimiliano Allegri kini terpojok karena performa Juventus tak kunjung membaik.

Bahkan para fans mendesak manajemen klub untuk memecat Massimiliano Allegri.

Desas-desus mulai muncul bahwa Antonio Conte telah dihubungi oleh Juventus tentang kepindahan musim panas mendatang.

Diberitakan Football Italia, Bianconeri berada di posisi yang sulit setelah awal musim yang sangat buruk dan tekanan mulai meningkat pada pelatih Massimiliano Allegri.

Sebuah pertemuan minggu lalu menegaskan posisi pelatih aman untuk saat ini, meskipun Pavel Nedved menyarankan pemecatan, tetapi ini tidak menghentikan rumor yang beredar.

Pemberhentian Massimiliano Allegri dan stafnya akan membuat Juventus menelan biaya sekitar €45 juta dan jelas bahwa pelatih top seperti Antonio Conte tidak akan murah.

Conte saat ini menghasilkan sekitar €15 juta per musim di London Utara.

Segalanya juga berjalan baik dengan Tottenham Hotspur dan dia tampaknya membangun proyek yang kuat dengan Fabio Paratici, meskipun dia tampaknya tidak terburu-buru untuk memperpanjang kontraknya dengan klub London Utara.

Antonio Conte dikenal sangat menuntut dengan transfernya dan mungkin sulit baginya untuk menerima kembali ke Turin mengingat keuangan mereka yang terbatas saat ini, terutama ketika Tottenham tampaknya bersedia untuk mengambil targetnya seperti Dejan Kulusevski .

Pelatih Italia itu juga memiliki hubungan yang buruk dengan presiden Juventus Andrea Agnelli.

Namun, laporan di musim panas menunjukkan bahwa bos Italia itu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Juventus.

Pada 2019, Paratici dan Nedved mempertimbangkan untuk mempekerjakan kembali Antonio Conte setelah Allegri dipecat, tetapi Agnelli menolak gagasan ini dan memilih Maurizio Sarri sebagai gantinya.

Selama pertandingan antara Juventus dan Inter Inter Milan pada Februari 2021, keduanya saling menghina selama istirahat paruh waktu dan setelah peluit waktu penuh, menunjukkan bahwa segala sesuatunya tidak membaik selama bertahun-tahun.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved