Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pj Wako Tunggu Hasil Pansel, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Rekomendasikan Kadisdik Diganti

Dalam waktu dekat ini, Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun akan mengevaluasi beberapa kepala OPD.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam waktu dekat ini, Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun akan mengevaluasi beberapa kepala OPD. Saat ini, Pj Wali Kota menunggu hasil laporan Pansel, terhadap evaluasi tersebut.

Berkaitan dengan ini, Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan, memberi catatan khusus alias rekomendasi kepada Pj Wali Kota Muflihun, agar posisi Kepala Disdik Pekanbaru, yang kini dipimpin Ismardi Ilyas, dievaluasi.

Sebab, sejak kepemimpinan Ismardi Ilyas, kinerja Disdik Pekanbaru tidak berjalan mulus. Praktis hanya sekretaris dan kepala bidang saja, yang bekerja bertukus lumus bersama para staf.

"Benar, kami minta Pj Wako mengganti Kadisdik ini. Tujuannya semata-mata, agar dunia pendidikan di Kota Pekanbaru ini, berjalan sesuai tracknya. Selama kepemimpinan Kadisdik Ismardi, tak berjalan dengan baik," kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos, kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (22/9/2022).

Aidil Amri menegaskan, bahwa dirinya memberikan rekomendasi ini, tidak pada posisi suka atau tidak suka (like or dislike). Tapi lebih kepada, supaya sistem dan perencanaan di lingkungan Disdik Pekanbaru, berjalan sesuai harapan banyak pihak.

Selama ini, berdasarkan laporan di internal Disdik Pekanbaru sendiri, plus hasil analisa Komisi III DPRD Pekanbaru secara umum, kinerja Kadisdik Ismardi sering tak terukur. Bahkan ini terjadi, sejak dia dilantik menjadi Kepala Disdik Pekanbaru, pada Senin 7 Desember 2020 lalu, sampai sekarang.

Kondisi ini disebabkan salah satunya, karena memang disiplin ilmu Ismardi Ilyas, tidak di bidang pendidikan. Karenanya, setiap koordinasi dan komunikasi tentang pendidikan, selalu berjalan satu arah.

"Ini juga kita alami setiap mau koordinasi dengan Pak Ismardi. Selalu tak bisa dihubungi, bahkan terakhir saat hearing membahas anggaran pendidikan 2023 di Komisi III DPRD, dia tak hadir. Ini sudah kesekian kalinya," sebutnya.

Karenanya, Politisi Senior Partai Demokrat ini meminta, agar Pj Wali Kota Muflihun menempatkan pejabat yang bisa bekerja, dan mengerti dunia pendidikan.

Yang paling penting lagi, pejabat yang di posisikan tersebut, punya disiplin ilmu di bidang pendidikan. Baik mulai dari strata 1 (S1), strata 2 (S2), maupun S3. Jika perlu, pejabat yang memang sudah lama mengabdi di dunia pendidikan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved