Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Hujan Guyur Pelalawan Sepanjang Malam, Belum ada Laporan Banjir di Kota Pangkalan Kerinci

Hujan semalaman ini biasanya sudah menimbulkan banjir dan genangan air di beberapa titik di Kota Pangkalan Kerinci

Penulis: johanes | Editor: didik ahmadi

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Musa S.Pd menyampaikan cuaca saat ini lebih didominasi oleh hujan.

Intensitas hujan semakin meningkat dalam satu pekan terakhir dan penyebarannya merata di beberapa wilayah Pelalawan. Namun belum ada potensi bencana banjir walaupun hujan semakin rutin.

"Sampai sekarang belum ada laporan banjir ke kita. Baik dari perangkat desa hingga kecamatan maupun yang menghubungi call center," tutur Musa.

Ia menerangkan, warga tetap waspada terhadap genangan air yang muncul setelah hujan lebat.

Upaya penanggulangan banjir di Pangkalan Kerinci masih terus dilakukan berbagai instansi yang terlibat dalam Satuan Tugas (Satgas) Banjir yang telah dibentuk Pemkab Pelalawan.

Selain itu, intensitas hujan yang meningkat belum berpengaruh signifikan terhadap Tinggi Muka Air (TMA) beberapa sungai besar di Pelalawan.

Disamping waspada bencana banjir, lanjut Musa, pihaknya tetap waspada bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di daerah yang rawan terbakar.

Pasalnya, potensi kebakaran masih berpeluang di daerah yang memilik lahan gambut meski intensitas hujan.

Sifat lahan gambut berbeda dengan tanah mineral. Walau diguyur hujan tidak semua terendam air dan masih ada bagian yang kering dan mudah terbakar jika ada api yang memicunya.

"Titik api masih berpeluang muncul di lahan gambut. Kita terus mengimbau masyarakat dan perusahaan. Patroli api secara rutin juga masih berjalan di lapangan," pungkasnya.

BPBD kembali mengingatkan masyarakat untuk menebang pohon yang ada di dekat jalan, di samping bangun rumah, maupun di sekitar jaringan listrik.

Pohon tersebut sangat rawan tumbang jika diterpa hujan yang disertai angin kencang. Seperti yang telah terjadi beberapa waktu sebelumnya.

Sehingga bencana pohon tumbang bisa diantisipasi sebelum terjadi.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved