Breaking News:

Nasib Oknum Polwan yang Bersama Ibunya Diduga Keroyok Seorang Wanita di Pekanbaru

Oknum Polwan berinisial IDR dan ibunya juga resmi dilaporkan korban bernama Riri Aprilia Kartin ke Polda Riau.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Sesri
Ilustrasi
Ilustrasi oknum Polwan diperiksa atas dugaan melakukan penganiayaan dan pengeroyokan bersama ibunya terhadap seorang wanita bernama Riri di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Oknum Polwan yang diduga melakukan pengeroyokan bersama ibunya terhadap seorang wanita di Pekanbaru diperiksa Propam Polda Riau Jumat (23/9/2022).

Kabid Propam Polda Riau Kombes Pol Johanes Setiawan Widjanarko membenarkan pemeriksaan tersebut.

"Iya (diperiksa)," singkatnya, saat dikonfirmasi lewat chat WhatsApp.

Ketika ditanyai apakah dari hasil pemeriksaan, apakah ditemukan ada indikasi pelanggaran yang berujung pada perbuatan pidana yang dilakukan oknum Polwan tersebut, Johanes belum memberikan jawaban.

Oknum Polwan berinisial IDR dan ibunya juga resmi dilaporkan korban bernama Riri Aprilia Kartin ke Polda Riau.

Menurut pengakuan korban ia melaporkan oknum Polwan IDR dan ibunya atas dugaan melakukan penganiyaan atau pengeroyokan.

Menurut korban, kedua terduga pelaku merasa tidak terima korban berpacaran dengan adik dan anak terlapor.

Laporan korban sudah diterima secara resmi oleh petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau, dengan nomor Laporan Polisi: LP/B/448/IX/2022/SPKT/RIAU, pada 22 September 2022.

Baca juga: Oknum Polwan di Riau dan Ibunya Gampar Pacar Adiknya, ‘Saya mengalami Trauma Fisik dan Mental’

Baca juga: Ketika Oknum Polwan Seorang Player: Berkali-Kali Selingkuhi Suami yang Juga Seorang Polisi

Peristiwa dugaan penganiayaan yang menimpanya, diunggah langsung oleh korban di akun Instagram pribadinya dengan nama @ririapriliaaaaa

"saya membuat laporan atas pengoroyokan yang dilakukan oleh kakak (seorang polisi wanita) dan ibu dari pacar saya mereka memukul menjambak menampari saya karna mereka tidak terima saya menjalin hubungan dengan adik/ anaknya" tulis korban dalam video yang diunggahnya.

Dalam video itu, terlihat korban mengabadikan saat dirinya berada di Polda Riau untuk membuat laporan serta di RS Bhayangkara Polda Riau untuk melakukan visum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved