Breaking News:

Berita Riau

Curah Hujan Tinggi, BPBD Riau Minta Kabupaten kota Tingkatkan Kesiapansiagaan

BPBD Riau minta kabupaten kota untuk meningkatkan kesiapansiagaan karena curah hujan tinggi.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
BPBD Riau minta kabupaten kota untuk meningkatkan kesiapansiagaan karena curah hujan tinggi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - BPBD Riau minta kabupaten kota untuk meningkatkan kesiapansiagaan karena curah hujan tinggi. 

Saat ini sejumlah wilayah di Riau dalam ancaman banjir. Khususnya daerah yang selama ini menjadi tempat langganan banjir.

Terlebih memasuki penghujung September hingga penghujung tahun 2022 ini, potensi bencana banjir diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan tingginya curah hujan.

Saat ini bencana banjir sudah mulai terjadi di beberapa titik di Riau. Seperti di Dumai, Pekanbaru, Pelalawan, Kuansing dan Rohul.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Minggu (25/9/2022) menegaskan, saat ini pihaknya terus melakukan memonitoring perkembangan banjir di daerah-daerah. Khususnya di wilayah-wilayah yang langganan terjadi banjir.

Selain itu, saat ini pihaknya juga meningkat koordinasi dengan BPBD di daerah untuk meminta laporan perkembangan bencana banjir daerah yang ada di Provinsi Riau.

"Kita terus memonitor dan mengimbau masyarakat di daerah yang rawan banjir dan tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Kawan-kawan BPBD di daerah juga sudah kita minta untuk bersiap siaga, mulai dari personil, sarana prasarana, dan hal lainnya," katanya.

Sementara untuk penetapan status siaga darurat banjir, saat ini belum bisa ditetapkan. Sebab untuk penetapan status siaga darurat banjir tingkat provinsi harus ada dua daerah yang mengalami banjir dan menetapkan status siaga banjir.

Jika syarat tersebut terpenuhi, maka BPBD Provinsi Riau sudah bisa menetapkan status siaga banjir untuk tingkat provinsi.

"Kalau sudah ditetapkan daerah, kita juga di provinsi akan menetapkan. Tapi saat ini kan belum ada kabupaten kota yang menetapkan," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved