Breaking News:

Heboh Kepala Lingkungan di Kabupaten Luwu Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur Berkali-kali

Kejadian menghebohkan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Oknum Kepala Lingkungan diduga perkosa anak di bawah umur

Editor: Budi Rahmat
pixabay
Oknum kepala lingkungan di Luwu diduga perkosa anak dibawah umur 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kasus perkosaan yang dilakukan oknum kepalam lingkungan di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan bikin heboh.

Diduga kepala lingkungan Kecamatan Pinrang, Kabupaten Luwu Sulsel telah melakukan perbuatan tak senonoh pada gadis belia berumur 11 tahun.

Korban alami trauma usai mengalami kejadian yang tidak disangka-sangka. Tak tanggung-tanggung, korban diperkosa berulangkali.

Baca juga: Seperti Inilah Nasib AKP Eko yang Tanya Enak Pada Wanita Korban Perkosaan, Dicopot Kapolda Jateng

Pelaku berinisial HA berumur 50 tahun. Ia sudah dilaporkan ke poliai terkait dengan apa yang dilakukannya pada gadis belia

HS (37), tante korban bercerita terduga pelaku memperkosa keponakannya berulang kali sejak Juli 2022.

"Kejadiannya sekitar bulan Juli sampai Agustus 2022 lalu, tetapi baru sekitar dua minggu saya diinformasikan oleh keluarga," kata HS, Sabtu (24/9/2022).

"Setelah mendapat informasi, kami telah melaporkan ke pemerintah setempat, ke aparat penegak hukum dan ke perlindungan perempuan dan anak yang ada di Luwu," HS menambahkan.

Ia mengatakan setelah memperkosa keponakannya, terduga pelaku mengiming-imingi korban uang hingga Rp 200.000.

Baca juga: VIDEO: Polisi di Aceh Tolak Korban Dugaan Perkosaan karena Belum Vaksin

"Kejadian pertama korban diberi uang Rp 200 ribu, lalu kejadian selanjutnya diberi lagi uang Rp 150 ribu," tuturnya.

Keluarga korban meminta Polres Luwu secepatnya menangkap dan menghukum pelaku.

"Kami mendesak agar Polisi menangkap pelaku. Senin nanti kami berencana akan mendatangi Kantor Polres Luwu di Belopa," katanya.

"Kami keluarga korban saat ini menahan emosi, tetapi kami juga tidak menyukai ada berkembang bahasa kurang baik bahwa oknum pelakunya merasa memiliki kedekatan dengan orang penting sehingga terkesan tidak merasa bersalah," katanya.

Sementara itu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Luwu, Sumarni, membenarkan hal ini.

Ia mengatakan pihaknya dan juga korban telah dimintai keterangan oleh petugas Polres Luwu.

Baca juga: Tak Disangka, Keluarga Perkosaan Ternyata Satu Sel dengan Pelaku Pemerkosa, Endingnya Mengerikan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved