Breaking News:

Mahasiswi Akuntansi UMRI Ukur Efisiensi dan Efektivitas Anggaran Belanja Pekanbaru Saat Pandemi

Tim program studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) berhasil lolos seleksi proposal pendanaan yaitu pada bidang PKM-RSH

Editor: M Iqbal
istimewa
Tim program studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) berhasil lolos seleksi proposal pendanaan yaitu pada bidang PKM-RSH yang mengangkat judul "Efisiensi dan Efektivitas Anggaran Belan ja Kota Pekanbaru Pada Masa Pandemi Covid-19 " 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang diluncurkan oleh Ditjen Diktiristek di bawah pengelolaan Belmawa.

PKM memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa melalui program ini yang ditujukan kepada mahasiswa peguruan tinggi bertujuan untuk menumbuhkan inovasi dan kreativitas Mahasiswa di Indonesia yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir serta bertindak sebagai mahasiswa.

Salah satu dari Tim program studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) berhasil lolos seleksi proposal pendanaan yaitu pada bidang PKM-RSH yang mengangkat judul "Efisiensi dan Efektivitas Anggaran Belan ja Kota Pekanbaru Pada Masa Pandemi Covid-19 ".

Tim tersebut terdiri dari dosen pembimbing yang merupakan dosen Prodi Akuntansi UMRI, Muhammad Ahyaruddin, SE MScAk, ketua dari tim PKM ini Hany Marliani Gafar dan anggota tim Jessy Amenda, Cindea Coricha Putri dan Ivanna Yolanda Putri.

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak program pemerintah yang disusun sebelumnya tidak berjalan dengan baik karena adanya realokasi anggaran untuk penanganan pandemi.

Oleh karena itu, di saat pandemi, pemerintah perlu mengelola keuangan daerah secara lebih efektif dan efisien agar alokasi anggaran bisa lebih tepat sasaran dalam menunjang pembangunan daerah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas anggaran belanja Kota Pekanbaru selama masa pandemi covid-19.

Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana realisasi anggaran belanja serta upaya yang dilakukan pemerintah Kota Pekanbaru untuk memaksimalkan anggaran belanja daerah agar tepat sasaran selama pandemi covid-19.

Untuk memperoleh hasil penelitiani ini tim melakukan Analisis data untuk menghitung efisiensi dan efektifitas anggaran belanja pemerintah kota Pekanbaru.

Penggunaan rasio efeisiensi dan efektifitas mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 690. 900-327-5 Tahun 1996. Data ini diperoleh dari laporan realisasi anggaran pemerintah kota Pekanbaru dan data dari hasil wawancara kepada informan sebagai validasi dari penelitian ini.

Adapun informan dalam penelitian ini adalah pejabat pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yaitu: Dalam penelitian ini yang menjadi narasumber dari BPKAD adalah Kepala Bidang Anggaran (Informan 1), Kepala Bidang Perbendaharaan (Informan 2), Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan (Informan 3) dan Informan dari DPRD Kota Pekanbaru adalah Bagian Anggaran yang dalam hal ini langsung dijelaskan oleh wakil DPRD III (Informan 4).

Penelitian ini  dilakukan berlangsung selama selama 90 hari yang diawali dari melakukan pengurusan surat izin penelitian dari pihak kampus yang bertuju kepada DInas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Povinsi Riau.

Selanjutnya melakukan pengisian data untuk mengajukan surat  Rekomendasi Pelaksanaan Kegiatan Penelitian melalui website SIPENASKTI yang ditujukan kepada kantor Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru.

Selanjunya mengurus Surat Keterangan Penelitian dari Badan Kesatuan Dan Politik (KESBANGPOL) Kota Pekanbaru.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved