Breaking News:

Israel Serang Warga Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Orang Tua dan Wanita Dipukuli

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur di Palestina diserbu ratusan orang Yahudi ultranasionalis.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi AFP
Ilustrasi. Israel Serang Warga Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Orang Tua dan Wanita Dipukuli. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur di Palestina diserbu ratusan orang Yahudi ultranasionalis.

Diberitakan Aljazeera, ratusan orang itu sudah berada di dalam kompleks dua hari.

Polisi Israel menyerang warga Palestina yang berkumpul di kompleks itu dan mencegah orang lain masuk.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan setidaknya tiga warga Palestina terluka pada hari Senin oleh pasukan Israel.

Sementara wartawan melaporkan bahwa 10 lainnya ditangkap di dalam dan sekitar kompleks.

Pasukan Israel terlihat menggunakan tongkat untuk menyerang wanita Palestina dan pria tua, serta wartawan.

Wartawan Palestina melaporkan pada hari Senin bahwa setidaknya 264 ultranasionalis Israel telah memasuki kompleks salah satu situs paling suci dalam Islam dan simbol nasional Palestina di Kota Tua Yerusalem.

Kawasan ini diduduki Israel dan dicaplok secara ilegal pada tahun 1967.

Jumlah orang Yahudi ultranasionalis pendukung gerakan pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa meningkat pada hari Minggu dan Senin dalam rangka Rosh Hashanah, atau Tahun Baru Yahudi, yang jatuh pada 25-27 September tahun ini.

Beberapa dari mereka yang masuk berdoa di tempat itu, meskipun ada konsensus umum di antara orang-orang Yahudi Ortodoks bahwa sholat Yahudi tidak diperbolehkan di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Doa Yahudi di situs tersebut, yang juga dikenal sebagai Temple Mount bagi orang Yahudi dipandang sebagai provokatif oleh warga Palestina, dan kebalikan dari konsensus selama beberapa dekade untuk tidak mengizinkan praktik tersebut.

Itu telah menyebabkan meningkatnya ketegangan dengan orang-orang Palestina, yang takut akan upaya oleh orang-orang Yahudi sayap kanan untuk mengambil alih situs tersebut.

Beberapa orang Yahudi sayap kanan secara terbuka menyatakan keinginan untuk menghancurkan bangunan Muslim di kompleks Al-Aqsa untuk membuka jalan bagi apa yang disebut sebagai Kuil Ketiga.

Warga Palestina telah berkumpul di kompleks itu dalam upaya untuk mempertahankan situs tersebut .

Seorang pria tua Palestina, Abubakr al-Shimi, dirawat di rumah sakit setelah menderita cedera kepala ketika dia didorong ke tanah oleh polisi Israel dalam sebuah insiden yang difilmkan.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved