Breaking News:

Kini Jadi Penceramah di Masjid Nabawi Madinah, Logat Kampar Ustadz Ariful Bahri Masih Kental

Meski sudah belasan tahun berada di Kota Suci Madinah bahkan jadi penceramah di Masjid Nabawi tak membuat sosok Ustadz Ariful Bahri lupa dialek Kampar

Editor: Ariestia
youtube
Syekh Ariful Bahri saat ini merupakan mahasiswa S3 jurusan Akidah di Universitas Islam Madinah. Ustadz Ariful Bahri, terpilih bersama dua orang lainnya dari Indonesia yang telah menjalani serangkaian ujian untuk menjadi penceramah berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski sudah belasan tahun berada di Kota Suci Madinah bahkan jadi penceramah di Masjid Nabawi tak membuat sosok Ustadz Ariful Bahri lupa logat Kampar.

Kesan itu disampaikan Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, yang sempat bertemu dengan Ustadz Ariful Bahri.

Datuk Seri Taufik Ikram Jamil berjumpa dengan putra Riau asal Air Tiris Kampar itu ketika melaksanakan umrah dan sudah kembali ke Pekanbaru sepekan lalu.

Mereka bertemu di Masjid Nabawi, Madinah.

"Saya sempat bertegur sapa dengan Ustadz Ariful Bahri, meski tak sempat berbicara luas karena banyaknya jamaah yang ingin bertemu. Dialek Kampar-nya masih kental setelah 12 tahun di Madinah, memperoleh beasiswa dari Universitas Islam Madinah asal Riau. Dia berceramah dalam bahasa Melayu/Indonesia, sejak tahun 2019 di kawasan pintu 19 Masjid Nabawi Madinah. Semoga aktivitasnya, ikut menjadi asbab keberkahan bagi Riau," kata Taufik Ikram. 

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan rasa bangga ketika bertemu Ustadz Ariful Bahri yang menjadi penceramah di Masjid Nabawi.

Rasa bangga dan haru bercampur aduk jadi satu. Itulah yang dirasakan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar di sela melaksanakan ibadah umrah di tanah suci Makkah, Selasa (27/9/2022).

Meski sedang berada belahan dunia yang jauh dari negara Indonesia, namun Gubri merasa seperti sedang berada tanah airnya sendiri.

Momen langka itu ia rasakan saat mendengar pengajian di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawarah. Siapa sangka, saat mendengarkan pengajian di masjid suci di Madinah itu ternyata disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Bangganya lagi, yang mengisi pengajian pada kesempatan tersebut merupakan putra terbaik Riau. Dia adalah Ustadz Ariful Bahri asal Air Tiris Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Gubri menyampaikan bahwa ada kebanggaan tersendiri mendengar pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawarah.

Apalagi yang mengisi pengajian tersebut merupakan putra terbaik Riau.

"Alhamdulillah, bisa mendengarkan pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawara, dan yang membuat saya bangga, ustadz yang mengisi pengajian berasal dari Provinsi Riau," kata Syamsuar.

Selain bertemu Ustadz Ariful Bahri, pada kesempatan itu Gubri juga sempat bersilaturahmi dengan mahasiswa Riau yang sedang melaksanakan pendidikan di Universitas Islam Madinah.

"Saya melihat wajah bahagia dari mahasiswa itu," ujar Gubri bangga dan haru.

"Saya sempat berpesan agar menjaga nama baik Riau, niat untuk belajar bisa selesai sampai lulus dan ketika nanti menjadi para dai, mubaligh, ulama, ahli agama, sekembalinya dari Madinah, maka tebarkanlah nilai-nilai agama yang mewujudkan kedamaian di bumi Melayu yang kita cintai dan Indonesia," imbuh Syamsuar.

Seperti diketahui, Ustadz Ariful Bahri merupakan putra terbaik Riau asal Air Tiris Kabupaten Kampar Provinsi Riau tersebut merupakan mahasiswa S3 jurusan Akidah di Universitas Islam Madinah.

Ustadz Ariful Bahri, terpilih bersama dua orang lainnya dari Indonesia yang telah menjalani serangkaian ujian untuk menjadi penceramah berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved