Breaking News:

Mantan Menlu Polandia Ungkap Campur Tangan Amerika Ledakan Pipa Gas Rusia ke Eropa

Pipa aliran gas Nord Stream Rusia ke Eropa putus karena sebuah ledakan yang selama ini dituduhkan kepada Rusia dan Ukraina.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
twitter
Mantan Menlu Polandia Ungkap Campur Tangan Amerika Ledakan Pipa Gas Rusia ke Eropa 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pipa aliran gas Nord Stream Rusia ke Eropa putus karena sebuah ledakan yang selama ini dituduhkan kepada Rusia dan Ukraina.

Kini Terungkap ledakan yang berakibat fatal bagi aliran gas ke Eropa itu ternyata sengaja dilakukan oleh Amerika.

Setidaknya inilah yang disuarakan mantan Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski.

Diberitakan Rusia Today, ia mengungkapkan sosok yang berkemungkinan bertanggung jawab atas ledakan pipa itu.

"Terima kasih AS," cuit Sikorski pada hari Selasa di akun Twitternya, ia memposting foto kebocoran gas besar-besaran di perairan Laut Baltik.

Kedua pipa itu rusak parah di lepas pantai pulau Bornholm, Denmark, yang sekarang disebut banyak orang sebagai tindakan yang disengaja.

Sikorski kemudian mentweet , dalam bahasa Polandia, bahwa kerusakan pada Nord Stream.

" Rusia harus berbicara dengan negara-negara yang mengendalikan jaringan pipa gas Ikhwanul dan Yamal, Ukraina dan Polandia, jika ingin terus mengirimkan gas ke Eropa, Kerja bagus,” ujarnya.

Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 kehilangan semua tekanan pada hari Senin, setelah apa yang kemudian dikatakan oleh pihak berwenang Swedia dan Denmark adalah serangkaian ledakan bawah laut.

Pipa pertama beroperasi dengan kapasitas yang berkurang setelah apa yang dikatakan Rusia sebagai kesulitan teknis, sedangkan yang kedua bertekanan penuh tetapi tidak beroperasi, karena penolakan Jerman untuk mengesahkannya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova bertanya- tanya apakah tweet Sikorsky merupakan "pernyataan resmi bahwa ini adalah serangan teroris."

Sementara itu, wakil duta besar Moskow untuk PBB, Dmitry Polyanskiy, berterima kasih kepada Sikorski karena telah mengungkap informasi penting itu.

"menjelaskan siapa yang berdiri di belakang penargetan infrastruktur sipil bergaya teroris ini!," tegasnya.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki tidak sampai sejauh Sikorski, tetapi memilih untuk menggambarkan insiden Nord Stream sebagai "tindakan sabotase, terkait dengan langkah selanjutnya dari eskalasi situasi di Ukraina."

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved